Archive

Posts Tagged ‘harga sayur’

Pasokan dari Karo Melimpah, Harga Sayur di Medan Turun

Ilustrasi pasar (dok)

Harga sayuran di Medan terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir menyusul lancarnya pasokan dari sentra penghasil sayuran di Tanah Karo. Apalagi, saat ini petani sedang memasuki musim panen.

Rosmalia, salah satu pedagang di Pusat Pasar mengatakan, kira-kira dua bulan terakhir pasokan sayuran yang masuk ke pedagang terus lancar. “Apaklagi pada dua pekan ini, pasokan yang masuk sangat banyak, makanya pedagang menurunkan harga,” katanya.

Pantauan di sejumlah pasar, harga sayuran seperti sawi putih kini dijual dengan harga Rp6.000 per kg turun dari Rp8.000 per kg, begitu juga dengan kol, kembang kol dan brokoli yang dijual dengan harga yang sama.

Tomat juga turun dari Rp7.000 menjadi Rp6.500 per kg. Rata-rata, sayuran di pasaran Kota Medan turun antara 5% hingga 25% dalam dua pekan ini. Debora, pedagang di Pasar Petisah juga mengakui hal yang sama. Saat ini, kata dia, pasokan yang masuk ke pedagang meningkat lebih dari 40% dibanding sebelum Lebaran lalu.

“Sebelum Lebaran kemarin kami kewalahan mencari pasokan tambahan, sekarang malah pasokan membanjir,” katanya.

Diungkapkannya, dalam sehari, rata-rata pedagang bisa memasok hingga 400 kg sayuran setiap hari, dengan lancarnya pasokan tersebut, pedagang bisa memasok lebih dari 500 kg setiap hari. Lancarnya pasokan tersebut lantaran saat ini petani sedang memasuki masa panen.

“Bisa jadi, panen di sana tahun ini sangat melimpah,” katanya. Selain lancarnya pasokan, harga pengambilan dari para pengumpul juga sedikit turun dari biasanya. Makanya, pedagang juga turut menurunkan harga.

Turunnya harga sayuran tersebut memicu terjadinya peningkatan permintaan konsumen. Pedagang mengaku, saat ini permintaan sayuran meningkat cukup signifikan dibanding beberapa waktu sebelumnya.

Rata-rata, permintaan sayuran dari masyarakat dan pengusaha rumah makan naiik 20%. Pedagang pun semakin diuntungkan dengan keadaan seperti ini. Selain omzet penjualan yang terkerek naik, lancarnya pasokan sayuran tersebut juga dimanfaatkan pedagang untuk menyetok barang mengantisipasi terjadinya kelangkaan sayuran.

“Tapi menyetok dalam jumlah sedikit karena biasanya sayuran cepat rusak dibanding barang yang lain. Yang kami lakukan saat ini hanya untu jaga-jaga, karena bisa jadi besok sayuran langka,” jelas Ramli, pedagang di Pasar Aksara.(Medan Bisnis)

Categories: Ekbis Tags: , ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 270 other followers