Home > Infrastruktur > Doulu Longsor, Pengusaha Angkutan Rugi Puluhan Juta

Doulu Longsor, Pengusaha Angkutan Rugi Puluhan Juta

Ilustrasi Longsor Doulu (hariansumutpos.com)

Terputusnya jalur utama Medan-Berastagi di Desa Doulu akibat longsor kemarin membuat pengusaha angkutan rugi puluhan juta rupiah.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumut Haposan Siallagan yang dikonfirmasi mengaku ada dua atau tiga perusahaan bus tidak beroperasi karena batal berangkat. Namun, ada juga perusahaan bus yang berangkat, tapi memberi pengertian pada penumpang untuk berjalan estafet saat tiba di lokasi longsor.

“Kerugian sekitar puluhan juta. Tapi ada juga perusahaan angkutan umum yang tetap beroperasi, tapi diberitahukan pada penumpang untuk berjalan estafet di lokasi longsor. Tapi banyak penumpang yang menunda berangkat,” jelasnya.

Kerugian juga dirasakan sektor bisnis lain seperti dunia pariwisata dan komoditi pertanian. “Tiga grup tamu asal Medan dan luar negeri yang sampai pukul 17.00 WIB terpaksa menunggu di Hill Park Sibolangit karena jalur jalan belum dapat dilalui. Kondisi yang sama juga dipastikan dialami calon tamu lain yang telah maupun belum melakukan reservasi,” terang Ida,  Manajer FO Mickey Holiday & Resort.

Kelesuan di Mickey Holiday terlihat sama dengan pemandangan di hotel lain, semisal Grand Mutiara, Green Garden, Bukit Kubu Hotel, Sinabung Resort Hotel, Sibayak International Hotel, dan Berastagi Cottage.

Selain kerugian di pihak pengelola hotel, nasib serupa tampak di berbagai kawasan wisata antara lain Pemandian Air Panas Bawah Kaki Sibayak, Puncak Bukit Gundaling, dan Pasar Buah Berastagi. Sesuai keterangan penanggung jawab pos retribusi Gundaling, Piala Putera Tarigan, setelah longsoran terjadi, hampir tidak ada tamu yang berkunjung.

Yang terparah, kerugian di sektor perdagangan buah segar di Pasar Buah Berastagi. “Dari pagi kami tidak ada transaksi, kalau biasanya satu satu juta dapatlah. Tapi, kalau macet nanti baru selesai malam, kapan lagi tamunya datang, padahal baru tadi kami pesan tambahan buah “ keluh Beru Sitepu, seorang pedagang di sana.(Hariansumutpos.com)

Categories: Infrastruktur
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: