Home > Pertanian > Hama Citcit Belum Ada Solusi

Hama Citcit Belum Ada Solusi

Hama lalat buah yang menyerang jeruk (seruu.com)

Hama lalat buah atau biasa disebut citcit masih menggerogoti tanaman jeruk di Tanah Karo. Dampaknya, jeruk yang mulai menguning akhirnya busuk. Jika keadaan ini tetap berlanjut, hal itu akan membahayakan petani di Tanah Karo.

Petani jeruk saat ini sudah sangat resah karena penanggulangan serangan hama lalat buah  atau belum dapat ditemukan obatnya. Petani jeruk hanya bisa membuat perangkap sejenis lem perekat dengan bau menyerupai jeruk sehingga lalat yang menghampiri perangkap tertempel pada lem tersebut.

Pembasmian hama lalat buah dengan perangkap ini, sebenarnya tidak maksimal. Namun setidaknya bisa mengurangi populasinya, ungkap petani jeruk Ansory.

Salah seorang petugas balai penyuluhan pertanian ketika dikonfirmasi menyatakan, petani tidak ada koordinasi. Akibat buah jeruk yang terus berjatuhan, karena pengendalian hama lalat buah tidak tertangulangi, petani jeruk Karo dikhawatirkan gagal panen tahun ini. (Analisa)

Categories: Pertanian
  1. Ir. Surya Darwin tarigan, MM
    02/12/2013 at 11:00 am

    SOLUSI EFEKTIF UNTUK HAMA CIT-CIT DI TANAH KARO SIMALEM

    Solusi untuk lalat buah atau yang disebut Cit-Cit oleh masyarakat Karo sebenarnya ada dan DI negara-negara lain sudah menggunakannya. Penanggulangan yang efektif adalah dengan menggunakan UMPAN PROTEIN (Protein Bait). Umpan protein setelah diberi racun insektisida tertentu disemprotkan pada sebagian kanopi daun, lalu karena tertarik akan umpan tersebut lalat buah akan datang dan memakan umpan beracun tersebut lalu mati.

    Cara ini telah digunakan oleh negara Amerika, Australia, Tonga di Afrika, Vietnam bahkan negara tetangga kita Malaysia telah menggunakannya.

    Kita tidak tahu apakah para pejabat yang terkait dalam hal ini dinas pertanian atau Departemen Pertanian RI memang tidak mengetahui hal ini atau memang sengaja membiarkan kerugian petani jeruk Indonesia berlarut-larut.

    Saya telah mengetahui hal ini sejak beberapa tahun lalu tetapi tidak dapat berbuat banyak karena umpan protein tersebut adalah berbentuk cairan dan para penjual produk tersebut di luar negeri tidak ada yang bersedia mengirimkan produknya, mungkin karena produk cair dilarang dikirim lewat angkutan udara atau terbentur ijin ekspor dari pemerintahnya.

    Yang jelas jika pemerintah kita mau, hal ini adalah masalah mudah saja. Beli saja dulu dari luar negeri untuk sementara. Nanti kalau orang-orang pintar di negara kita sudah bisa membuatnya kita tidak perlu impor lagi. Mudah saja: umumkan kebutuhan pada pengusaha importir pestisida kebutuhan akan umpan protein tersebut, berikan ijin impor, edarkan pada petani jeruk, masalah Cit-Cit akan teratasi, PETANI JERUK SEJAHTERA KEMBALI.

    Like

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: