Home > Pendidikan > Dewan Gagal Tengahi Kisruh SMK 1 Kabanjahe

Dewan Gagal Tengahi Kisruh SMK 1 Kabanjahe

SMK Bisa (ist)

Petinggi SMKN 1 Kabanjahe yan didemo siswanya sendiri pada Senin lalu akhirnya mengadakan pertemuan dengan perwakilan siswa, orang tua murid, komite sekolah dan dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Rabu (23/5).

Namun pertemuan tersebut berlangsung alot karena dihujani interupsi para siswa dan orangtua. Kedatangan secara spontan anggota DPRD Karo dari komisi C (Pendidikan) juga tidak membuahkan hasil.

Dalam pertemuan itu terungkap pengutipan uang yang dibebankan kepada oangtua siswa untuk memenuhi Rancangan Anggaran Belanja (RAB) Komite SMK Negeri 1 Kabanjahe 2012 sebesar Rp279 juta tidak tepat sasaran dan terkesan tidak meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar. Para siswa dan orangtua murid mendesak agar sekolah meninjau ulang usulan RAB yang disampaikan komite sekolah tersebut.

Ketua Komite Sekolah Suhya Lubis dalam urainnya mengatakan sejak Januari 2012 hingga Desember 2012 kegiatan penunjang proses kegiatan belajar-mengajar meliputi rapat pembagian tugas, rapat semester, service kompuer, penggantian spart komputer, perawatan mesin tik, tenaga harian lepas nonPNS menghabiskan Rp60,2 juta. Adapun tunjangan tugas tambahan meliputi wakil kepala sekolah, Ketua LAB, Ketua Jurusan, tata usaha, wali kelas, guru piket, tenaga harian lepas jaga malam, tenaga sekuriti, tenaga harian lepas petugas kebersihan, Evaluasi Diri Sekolah, Tim pengembangan kurikulum dan penataan Lab menghabiskan Rp82,1 juta.

Peralatan meliputi peralatan kebun, perbaikan mesin babat, penambahan alat drum band, perawatan listrik, pengadaan grendel, gembok dan kunci angin, pengadaan kaca nako, pengecetan gedung, penggantian tiang bendera, keramik, cat sekolah, pengadaan stelling, prie labeling, pengadaan timbangan barang, pengadaan cash register, money detector, pengadaan kalkulator besar berjumlah Rp45,8 juta.

Lingkungan hidup meliputi air bersih, roundup, babat, pupuk bunga, bunga hidup bernilai Rp 9.500.000. Kegiatan siswa meliputi kegiatan mengikuti pamrean pendidikan, kegiatan mengikuti seminar pendidikan dan kegiatan siswa lainnya, mengikuti upacara nasinal, kegiatan 17 Agustus, pelatihan dan perlombaan LKS tingkat sekolah, kabupaten, propinsi dan bantuan kegiatan extra kurikuler berjumlah Rp46,9 juta.

Suhya menyebutkan, untuk menutupi beban itu dikutip per siswa Rp40.000 perbulan untuk kelas I berjumlah 254 siswa, kelas II 244 siswa terhitung mulai Januari hingga Desember 2012. Sementara untuk kelas tiga berjumlah 235 siswa hanya dikutip selama enam bulan mulai bulan Januari hingga Juli 2012.

Menurut salah seorang orangtua murid, Moris Karo-Karo, dari dulu para orangtua meminta transparansi RAB tapi hingga saat ini permintaan itu tidak pernah digubris. Service komputer tiap tahun ada tapi dilaporkan anak-anak, komputer tidak pernah difungsikan dengan alasan rusak. Pertanyaan selanjutnya service komputer dan pergantian sarpare part kesannya tumpang tindih dan mark up. SMK Negeri 1 Kabanjahe ini namanya saja dibiayai negara tapi apapun dibebankan orang tua.

“Sedih kami melihat kondisi riil sekolah ini. Kalau bisa kebutuhan yang mendesak namun berbasis peningkatan prestasi belajar saja dibebankan bagi orang tua yang ditampung dalam RAB Komite. Dan keseluruhan RAB Komite itu harus ditinjau kembali temasuk tunjangan tugas tambahan tidak perlu ditampung bagi para guru,” ungkapnya.

Sementara, salah seorang siswa Maria K br Purba mempertanyakan tidak pernah berfungsinya ruang laboratorium, mesin tik dipakai mesin tik sekretaris, setiap masuk Lab ada-ada saja kerusakannya. Demikian juga kegiatan 17 Agustusan. “Saya sendiri ikut pawai, tapi minum saja tidak ada, ke mana saja anggaran sebesar itu,” tanyanya.

Hal menarik dalam pertemuan itu, sejumlah anggota DPRD Karo seperti Siti Aminah br Peranginangin SE, Aceh Silalahi dan Kairani br Karo tiba di sekolah dan hadir dalam pertemuan itu. “Soal anggaran yang dibutuhkan dalam proses mengajar mengajar di sekolah ini pihaknya siap menampungnya tapi dengan syarat proposal diajukan pada tahun anggaran APBD 2013 dan kalau ada anggaran PAPBD 2012, pihaknya akan memperjuangkan,” kata Aminah. (Harian Andalas)

Categories: Pendidikan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: