Home > Pertanian > Serangan Hawar Daun Jagung di Karo Menggila

Serangan Hawar Daun Jagung di Karo Menggila

Serangan hama

Serangan hawar daun (ikbalbae.blogspot.com)

hawar daun pada tanaman jagung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara masih terus terjadi dan sangat merugikan pada saat memasuki masa panen.

“Serangan hawar daun khususnya terjadi pada tanaman petani jagung yang menggunakan merek tertentu. Hipajagin (Himpunan Petani Jagung Indonesia) sudah melihat dan mencoba membantu petani,” kata Ketua Hipajagin Karo TS Brahmana di Medan, Sabtu.

Serangan terbesar penyakit hawar daun itu terjadi pada tanaman jagung di kawasan Kecamatan Tiga Binanga. Sedikitnya 20 persen dari sekitar 13.000 hektare lahan jagung di 19 desa dan satu kelurahan di Tiga Binanga sudah terserang.

Menurut dia, serangan hawar daun pada saat sedang memasuki musim panen di beberapa sentra di Karo tentu saja sangat mengkhawatirkan, mengingat masa panen puncak sudah tidak lama lagi yakni pada akhir Juni atau awal Juli.

“Kalau serangan penyakit itu masih terus berlangsung hingga panen raya, sulit dibayangkan bagaimana kecewa dan meruginya petani,” katanya.

Apalagi dewasa ini harga jual jagung tidak terlalu menggembirakan dan bahkan bisa turun pada masa panen besar nanti. Harga jagung petani dewasa ini berada di kisaran Rp1.800-Rp2.000 per kg.

Ketua Umum Hipajagin Jemat Sebayang menyebutkan, hawar daun juga mulai melanda daerah sentra lainnya akibat cuaca masih juga tidak menentu. Hawar daun itu memang semakin mengganas pada cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, dimana bisa sebentar hujan deras dan tiba-tiba panas atau sebaliknya, katanya.

Hipajagin sedang melakukan pemantauan ke daerah lain sekaligus berupaya membantu dan diharapkan pemerintah segera menangani gangguan tanaman jagung petani itu, ujarnya. “Hipajagin juga akan berdialog atau mengonfirmasi kepada satu perusahaan produsen benih mengingat tanaman yang menggunakan benih itu yang paling banyak diserang,” katanya.

Menurut dia, kalau produksi berkurang dan harga jual juga tidak terlalu menguntungkan, maka hal itu artinya petani akan merugi besar. Sebelumnya, staf di Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) yang enggan disebut identitasnya menyebutkan, serangan hawar daun biasanya menyerang tanaman di daerah dataran tinggi seperti Karo dan Simalungun.

Tahun 2009 serangan hawar daun tercatat cukup tinggi, meski masih dalam katagori ringan. Dia menyebutkan, sulit mengatasi serangan bakteri yang bersumber dari tanah tersebut. (Antara)

Advertisements
Categories: Pertanian
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: