Home > hukum > Berjudi Saat Dinas, 2 Satpol PP Karo Ditangkap

Berjudi Saat Dinas, 2 Satpol PP Karo Ditangkap

Logo Satpol PP (satpoltemanggung.blogspot.com)

Polres  Karo menggerebek pos penjagaan Kantor Bupati Karo yang menjadi ajang tempat permainan judi jenis kartu domino, Kamis (31/5) sekiar pukul 11.00 WIB, saat jam kantor masih berlangsung. Dari pos penjagaan yang dijadikan arena perjudian tersebut, polisi berhasil meringkus dua orang pemain yang tak lain anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Karo.

Aksi penangkapan tersebut sempat menjadi tontonan para PNS Pemkab Tanah Karo, karena sebelum ditangkap para oknum Satpol PP ini berusaha melawan petugas dengan mencoba melarikan diri dari dalam pos penjagaan itu yang dijadikan ajang lokasi perjudian.

Maka tak terelakan lagi aksi kejar-kejaran pun terjadi. Bahkan sejumlah oknum Satpol PP yang sedang asik memegang kartu terpaksa berhamburan keluar dari dalam pos penjagaan, yang pada akhirnya dua oknum Satpol PP yang menjadi pemain judi domino itu berhasil diringkus sekitar dua puluh meter dari lokasi TKP, di pinggir jalan Jamin Ginting lintas Kabanjahe-Berastagi di sekitar kawasan FIA NET. Sedangkan pemaian judi lainnya tidak berhasil ditangkap petugas kepolisian.

Untuk mempertanggunggujawabkan perbuatannya, kedua oknum anggota Satpol PP Pemkab Karo ini, terpaksa digelendang ke Mapolres Karo untuk segera dilakukan penyelidikan, dari lokasi polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu set kartu domino dan uang taruhan sebesar Rp58 ribu.Kasat Reskrim Tanah Karo AKP Harry Azhar Harahap, ketika dikonfirmasi wartawan Kamis (31/5) membenarkan perihal perihal penggerebekan dan penangkapan dua oknum tersebut.

“ Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk segera dilakukan pengembangan penyelidikan. Usai dilakukan pemeriksaan mereka akan kita masukan dalam sel tahanan,’’ ujar Harry.

Sementara itu ketika disingggung apakah kedua oknum Satpol PP ini akan dikenakan penangguhan penahan terhadap keduanya, Kasat Reskrim, tersebut berjanji akan melanjutkan berkasnya hingga proses peradilan dijalankan.’’ Yang pasti berkas mereka akan kita lanjutkan. Pengembangan kasus masih dilakukan. Siapa saja yang terlibat akan kita kembangkan jadi beberapa inisial masih belum dapat diberi secara detail, karena kebutuhan penyidikan,” papar Kasat.

Ketua LSM Panji Demokrasi Chici Ardi menyatakan, kejadian tersebut merupakan potret buram kondisi Tanah Karo saat, dibawah kepemimpinan bupati yang terindiskasi syarat sejumlah kesalahan sejak awal kepemimpinannya, khususnya persyaratan awal, yaitu dugaan SKPI palsu. (Sumut Pos)

Advertisements
Categories: hukum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: