Home > Infrastruktur > Karo Jambi Ajak Masyarakat Peduli Membangun Karo

Karo Jambi Ajak Masyarakat Peduli Membangun Karo

Kena Ukur Surbakti (karokab.go.id)

Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti mengajak masyarakat, LSM dan stakeholder lainnya bersama-sama merapatkan barisan membangun Kabupaten Karo agar mendapat hasil yang maksimal.

Hal ini dikemukakan Bupati Karo kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/6). Disebutkan, program awal yang dipersiapkannya menyangkut peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Alasannya, peningkatan PAD harus sesuai dengan mekanisme yang ada, kalau tidak ada PAD, APBN tidak akan bisa digunakan.

Untuk mendapatkan PAD tahap awal, pihaknya akan memberdayakan potensi alam Karo, terutama bidang pariwisata, pertambangan namun tidak mengesampingkan pertanian sebagai sektor andalan karena hampir 80% masyarakat Karo berprofesi sebagai petani.

Hasil pertanian, harus disikapi bersama, karena sesuai dengan peraturan pemerintah pengutipan cukai ke masyarakat, harus melalui pelelangan. Contoh, di Desa Doulu, kutipan hasil bumi harus dihentikan, karena pengutipan harus dilakukan di lokasi pelelangan. Sedang saat ini, transaksi perdagangan dilakukan pedagang langsung ke kebun petani dan dari kebun berangkat ke pemasaran yang ada di luar kabupaten. Dengan demikian, pendapatan PAD dari pertanian dianggap masih nol.

Untuk mengisi PAD, Pemkab Karo mengorientasikan ke arah sektor pariwisata dan pertambangan dan tidak mengesampingkan industri kecil yang akan digalakkan juga mendukung dunia pariwisata. Bupati menyebutkan, produk 2010 yang dilaksanakan tahun 2011 penargetan PAD Rp31 miliar, APBD Rp600 miliar.

Dana sebesar Rp600 miliar ini dibagi untuk gaji seluruh PNS yang menghabiskan dana sebesar Rp460 miliar pertahun, sisanya Rp140 miliar digunakan untuk seluruh SKPD, termasuk Dinas PUD, Dinas Kesehatan, Pertanian, Pendidikan, RSU dan SKPD lainya.

Namun dengan kerja keras tim yang ada saat ini, peningkatan PAD terasa meningkatkan yang semula ditargetkan Rp31 miliar menjadi Rp35,5 miliar (produk tahun 2011 pelaksanaan 2012). Dari target itu, terangkat kemampuan keuangan rendah menjadi ke uangan katagori sedang karena belanja pembangunan melonjak 111% dari Rp140 miliar menjadi Rp305 miliar, katanya.

Dia menyebutkan, untuk mendapat masukan guna mempercepat pembangunan di Karo, pihaknya dua pekan lalu melakukan pertemuan dengan 23 profesor (ahli pikir) berasal dari Kabupaten Karo. Selain pertemuan dengan para profesor, bupati juga mengatakan tidak mengesampingkan peran insan pers sebagai sosial kontrol untuk mengangkat harkat dan martabat pemerintah kab Karo.

“Kalau Pemerintah Karo berbudaya dan bermartabat, pemerintah pusat pasti akan memperhatikan daerah Karo. Namun, kalau masyarakat dan pemerintah saling memojokkan, Pemerintah Kabupaten Karo tidak mungkin disebut berbudaya dan bermartabat karena di situlah kerja sama harus dibina, agar target PAD Rp1 triliun terpenuhi guna membangun Karo bertambah dengan mengucurnya APBN,” jelas bupati. (Analisa)

Categories: Infrastruktur
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: