Home > Infrastruktur > 110 Hektar Hutan di Karo Hangus

110 Hektar Hutan di Karo Hangus

Ilustrasi kebakaran hutan (utuy-semrawut.blogspot.com)

Hingga pertengahan tahun ini sudah sekitar 110 hektar hutan di dataran tinggi Karo terbakar. Jumlah tersebut merujuk dari data terakhir yang direkapitulasi Dinas Kehutanan Kabupaten Karo.

Plt Kadis Kehutanan Karo, Ir Sucipto, mengatakan luas kebakaran hutan di kawasan pegunungan Sipiso-piso hingga Juni mencapai 60 hektar. Dari jumlah tersebut, 40 hektar di antaranya merupakan hutan negara sedangkan 20 hektar lainnya di kawasan perladangan masyarakat.

Tambahan 50 hektar hutan yang terbakar tahun ini adalah kebakaran hutan di kawasan pegunungan Sinabung dua hari silam,  Rabu (13/6). Areal hutan lindung yang terbakar diprediksi mencapai 8 hektar. Sedangkan 42 hektar lagi, masuk ke dalam kawasan hutan  Sinabung dan perladangan warga.

“Kami terus berupaya meminimalkan kebakaran hutan agar kerugian materi dan dampak yang ditimbulkan pascabencana dapat ditekan. Koordinasi lintas SKPD terus digelar guna pencapaian maksimal,” ujar Sucipto, Kamis (14/6).

Pihaknya akan melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, menggiatkan petugas patroli hutan keliling ke sejumlah lokasi rawan kebakaran hutan. Selain itu,  Dinas terkait juga berkoordinasi lebih melekat dengan aparat desa dan BPD setempat. Langkah itu, dinilai tepat guna dan lebih mengefektifkan kerja petugas di lapangan, sekaligus penanggulangan lebih dini bencana kebakaran.

Terkait antisipasi bencana kebakaran hutan yang memiliki skala lebih besar, Sucipto menjelaskan, pihaknya telah menggalang kerja sama dengan Manggala Agni Sibolangit. Petugas brigade yang menangani kawasan konservasi Sibolangit dan Tahura Bukit Barisan itu siap membantu jika dibutuhkan.

“Survei hutan Sinabung telah dilakukan Tim Ekspedisi Kopassus tahun lalu dan seluruh hasil kegiatan dilaporkan langsung ke Kementerian Kehutanan. Oleh karena itu, terkait reboisasi/penghijauan  khusus di area Sinabung akan kita  koordinasikan  dengan pihak kementerian,” papar Sucipto.

Kabag Kesbanglinmaspol Karo, Drs Suang Karo-Karo menjelaskan pihaknya telah menyurati lintas SKPD dan camat yang berada di wilayah tugas rawan bencana kebakaran hutan. Surat tersebut berkaitan dengan imbauan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan/ perladangan yang rentan  menimbulkan potensi kebakaran hutan. Apalagi, seperti saat ini, suhu panas yang bisa mencapai 37 derajat celcius.

“Musim panas seperti ini yang diwaspadai itu kebakaran lahan, hutan, rumah, kantor, dan lain-lainnya. Semua bahan menjadi mudah terbakar walaupun disebabkan hal kecil. Sejauh ini, berdasarkan data yang diperoleh BMKG, sudah terlihat beberapa titik api termasuk di Tanah Karo,” timpal Kepala Data & Informasi BMKG Wilayah I Medan, Hendra S, kemarin. (Sumut Pos)

Categories: Infrastruktur
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: