Home > hukum > Pedastaren Tarigan: Aparat Jangan Lengah Awasi Teroris

Pedastaren Tarigan: Aparat Jangan Lengah Awasi Teroris

Pedastaren Tarigan

Pakar hukum Universitas Sumatera Utara Dr Pedastaren Tarigan mengharapkan aparat berwajib tidak lengah memantau gerakan teroris yang diduga masih banyak bersembunyi dan bergabung dengan masyarakat.

“Kelompok teroris ini harus tetap diawasi ekstra ketat, karena mereka kelihatannya sudah mulai membaur dan tinggal bersama-sama masyarakat, serta menyewa rumah mewah,” katanya di Medan, Senin (25/6).

Hal tersebut dikatakannya menanggapi tertangkapnya kelompok teroris bersama aset-aset yang mereka miliki di sebuah rumah di Jalan Ekawarni Gang Eka Warni III Nomor 4A Lingkungan 3, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kamis (21/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Salah satu terduga teroris yang ditangkap ternyata juga memiliki aset di Kabanjahe dan pernah tinggal di daerah tersebut

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan pemilik rumah bernama KH dan tiga penghuni lainnya. Penggerebekan lainnya dilakukan di sebuah rumah di kompleks Griya Karya Kasih dan sebuah ruko di Jalan Pancing, Kecamatan Medan Tembung.

Penangkapan itu dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang bekerja sama dengan Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumut. Pedastaren mengatakan, diringkusnya kelompok teroris di lokasi perumahan mewah itu, membuktikan mereka memiliki dana yang cukup banyak.

Sebab, jelasnya, kalau mereka tidak punya dana, dari mana uang mereka sanggup menyewa rumah mewah di kompleks perumahan dan rumah milik masyarakat. “Ini, jelas merupakan temuan maupun bukti kelompok teroris itu punya dana atau finansial yang cukup besar, sehingga mereka mampu beroperasi dimana saja sesuai dengan keinginannya,” kata Kepala Laboratorium Fakultas HUkum Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Dia mengatakan, masyarakat juga perlu hati-hati dan teliti bila ada orang atau pendatang baru yang tinggal di suatu daerah dan menyewa rumah. “Kalau kelihatannya orang baru itu agak mencurigakan atau gelagat yang kurang baik dapat segera dilaporkan kepada lurah/kades maupun petugas kepolisian setempat,” katanya.

Upaya ini dilakukan, menurut Pedastaren, sebagai solusi mencegah atau “mendeteksi” masuknya kelompok teroris di kampung halaman maupun daerah lainnya yang mereka anggap cocok sebagai tempat bersembunyi yang aman atau kegiatan penyamaran lainnya.

Sehubungan dengan itu, diharapkan peranan intelijen, aparat penegak hukum dan instansi terkait lainnya harus benar-benar dapat bekerjasama dalam “menangkal” masuknya kelompok teroris yang membahayakan bagi bangsa dan negara itu.

“Apapun bentuknya, kegiatan teroris itu harus diberantas habis di negeri ini. Tidak ada tempat bagi kelompok teroris itu, dan masyarakat juga harus melaporkan kepada aparat keamanan bila memang ada melihat teroris,” kata staf pengajar pada Fakultas Hukum USU itu. (Antara)

Categories: hukum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: