Home > Pertanian > Kerugian Akibat Serangan Lalat Buah Rp510,4 miliar

Kerugian Akibat Serangan Lalat Buah Rp510,4 miliar

Kena Ukur Surbakti saat sosialisasi ke Desa Dokan (karokab.go.id)

Serangan hama lalat buah semakin menjadi-jadi. Dinas Pertanian Karo memperkirakan pada 2010 saja, kerugian petani secara keseluruhan mencapai Rp510,4 juta.

Data Dinas Pertanian Karo menunjukkan luas kebun jeruk di Kabupaten Karo diperkirakan mencapai 12.000 Ha, di mana yang berproduksi sekitar 8.509 Ha. Jeruk menjadi komoditi pertanian penopang perekonomian masyarakat. Tapi belakangan ini justru menjadi sumber masalah karena harga jual jeruk yang tidak stabil dan tingginya serangan hama lalat buah.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Karo Agustoni Tarigan dalam laporan hasil kegiatan sosialisasi penanganan lalat buah di Dokan baru-baru ini menyebutkan intensitas serangan hama lalat buah dapat mencapai 90%. Apabila tidak ada upaya pengendalian akan mengganggu pencapaian produksi bahkan gagal panen yang mengakibatkan kerugian bagi petani.

“Beberapa tahun terakhir rata-rata tingkat kehilangan hasil jeruk mencapai 30% (di kecamatan Tigapanah dan Barusjahe) dan Kecamatan Simpang Empat mencapai 60%. Dari produksi jeruk tahun 2010 sebesar 359.445 ton dan buah jeruk yang gugur akibat hama lalat buah adalah 154.022,18 ton (42,85%). Jika harga rata-rata Rp. 3.314/kg pada tahun 2010. Maka kerugian akibat hama lalat buah pada tahun 2010 sebesar Rp510,4 miliar,” ujarnya.

Untuk menanggulanginya, Pemkab Karo menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perlindungan Hortikultura serta German International Cooperation (GIZ). Hal ini telah ditindaklanjuti dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Direktorat Perlindungan Hortikultura Kementerian Pertanian RI dengan German International Cooperation (GIZ).

Selanjutnya untuk Kabupaten Karo, Direktorat Perlindungan Hortikultura Kementerian Pertanian RI mengalokasikan kegiatan Gerakan Penanganan OPT Jeruk Skala Luas 100 Ha/show window. Petani diberi bantuan berupa paket perangkap lalat buah beserta atraktan metil eugenol, insektisida malathion A, sarung tangan, masker, jarum syringe dan hand counter.

Untuk kegiatan APBD Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan
Kabupaten Karo telah dialokasikan anggaran untuk pengendalian lalat buah berupa pengadaan atraktan sebanyak 52.900 unit. Bahan ini direncanakan akan didistribusikan kepada petani jeruk sesuai dengan data luas pertanaman jeruk yang sedang dilakukan oleh petugas pertanian di desa/kecamatan.

“Untuk itu, diminta kepada Bapak/Ibu Camat agar membantu petugas di
lapangan dalam pendataan tersebut. Dan hal yang perlu ditegaskan adalah bantuan ini hanya berupa stimulasi dalam pengendalian lalat buah, dan selanjutnya diharapkan kepada masyarakat agar secara bersama-sama dan terus menerus melaksanakan pengendalian lalat buah tersebut,” ujarnya.

Untuk mendukung kegiatan-kegiatan di atas, sejak Januari 2012 telah dilaksanakan
sosialisasi pengendalian lalat buah, khususnya di Desa Dokan. Pengendalian hama lalat buah ditekankan melalui sanitasi areal pertanaman dan pemasangan perangkap yang dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus. Dapat dilihat bahwa tingkat serangan lalat buah di Desa Dokan sudah mengalami penurunan.

“Dari hasil kegiatan show window Dokan ini diharapkan dapat menjadi contoh pengendalian lalat buah di Kabupaten Karo, sehingga pengendalian lalat buah di Kabupaten Karo dapat berjalan secara terpadu, sehingga dampak akibat serangan lalat buah dapat ditekan seminimal mungkin,” pungkasnya.(karokab.go.id)

 

Categories: Pertanian
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: