Home > Pertanian > Tigabinanga Punya Pengering Jagung Seharga Rp3,9 Miliar

Tigabinanga Punya Pengering Jagung Seharga Rp3,9 Miliar

Petani mengeringkan jagung (Sumut Pos)

Pembangunan sistem resi gudang jagung berbiaya Rp3,9 miliar dan mesin pengering jagung (drier) berbiaya Rp750 juta bersumber dari dana APBD Karo 2011 di Desa Simolap, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, kini sudah mulai dimanfaatkan petani jagung.

Sistem resi gudang yang dikelola Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo dinilai sangat membantu petani di sentra produksi jagung terbesar di Kabupaten Karo itu. Safril Ginting, operator mesin pengering jagung, di depan resi gudang jagung yang besar dan megah itu menjelaskan, mesin pengering jagung ini sangat membantu petani berdomisili di Kecamatan Tigabinanga dan sekitarnya.

“Mesin ini dapat mengeringkan jagung satu hari mencapai 10 ton. Kalau lembur bisa mencapai 20 ton,”ungkapnya, kemarin.

Adapun Sunarti Br Tarigan didampingi Dahlia Br Sebayang mewakili petani jagung menyatakan, program pemerintahan masa kepemimpinan DR HC kena Ukur Karo Jambi Surbakti mulai dirasakan setelah pembangunan sistem resi gudang benar-benar berpihak kepada petani.

Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Karo, Ir Mulia Barus MSi yang ikut bersama rombongan Bupati Karo mengatakan, berdasarkan Permendag No.66/M-Dag/Per/12/2009 dan telah diterbitkan SK Bupati Karo sektoral, tentang implemitasi sistem resi gudang kabupaten Karo 2012 dengan drier dapat mengeringkan jagung sampai kadar air 14 %.

Bupati Karo DR HC Kena UKur Karo Jambi Surbakti mengatakan, pembangunan sistem resi gudang salah satu jawaban keluhan petani jagung. Pemkab berencana akan memperbaiki sistem tersebut.

“Kalau harga jual jagung saat ini hanya  Rp1.900, dalam waktu dekat, diupayakan menjadi Rp2.800 per kg, demi kesejahteraan masyarakat petani jagung,” janji Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, yang datang mengunjungi warga yang mengadakan pesta tahunan di Kecamatan Tigabinanga, sembari menyempatkan berdialog dan meninjau hasil pembangunan proyek APBD Karo 2011.

Saat itu juga, Bupati Karo memerintahkan kepada pengelola resi gudang, supaya jagung milik petani dibeli dan dinaikkan Rp50 dari harga pasaran secara bertahap mulai dari  10.000 ton hingga ke puluhan ribu ton nantinya.

“Kalau petani mengaku, harga jagung Rp2.500 telah bisa meningkatkan ekonomi mereka, dalam  waktu sesingkatnya, harga jagung di Karo menjadi Rp2.800 per kg,”tegasnya.

Bupati berkunjung ke Tigabinanga antara lain bersama anggota DPRDSU Layari Sinukaban, Kepala BKD Drs Kawar Sembiring, Kadis Sosial Sadarta Bukit SE, Kadis PUD Candra Tarigan ST, Kadis Kesehatan dr Jansen Prangin-angin, Kakan Sospol Irwan Ganti Tarigan SPd, Asisten II Drs Simon Sembiring, Kabag Tapem Drs Mangat Ginting dan Kadis Kominfo dan PDE, Drs Robert Perangin-angin SPd MSi. (Harian Andalas)

Categories: Pertanian
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: