Home > Ekbis > Harga Tomat dan Sayur Pahit di Karo Anjlok

Harga Tomat dan Sayur Pahit di Karo Anjlok

Petani menyemprot tomat (Antara)

Harga pasaran tomat dan sayur pahit di Tanah Karo terus menurun. Tidak mengherankan petani merugi dalam jumlah yang cukup besar.

Petani tomat di Desa Sukatendel, Tiganderket, Natanael Perangin-angin (32) mengatakan sudah sebulan lebih harga pasar tomat turun hingga mencapai harga Rp1.000. Tak jarang pertani harus rela menjual tomatnya seharga Rp800/Kg.

“Sejak panen harga tomat tidak pernah tinggi, malahan terus-menerus anjlok dari harga Rp1.200/Kg hingga Rp 800/Kg,” ujarnya, kemarin.

Hal senada juga diungkapkan Semangat Ginting (60), yang juga mengeluhkan rendahnya harga jual sayur pahit. Jika biasanya sayur pahit masih bisa dijual Rp700, belakangan turun menjadi Rp500/Kg.

“Sudah tiga kali saya menanam sayur pahit dan tidak pernah dapat untung. Malahan terus menerus mengalami kerugian, sedangkan untuk biaya kebutuhan anak sekolah sudah sangat mendesak dan tidak dapat ditunda,” kata Semangat.

Anjolknya harga tomat dan sayur pahit itu berdampak pada perekonomian para petani. Apalagi saat ini diperlukan biaya kebutuhan sekolah anak-anak yang akan memasuki tahun ajaran baru nanti.

“Kebutuhan anak sekolah yang tidak bisa tidak terutama untuk membeli sepatu, tas, baju, celana, dan buku sangat diperlukan biaya,” tambahnya.(Analisa)

Categories: Ekbis
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: