Home > Sosial > Massa PP Karo Tuntut Pembuatan Akte Kelahiran Digratiskan

Massa PP Karo Tuntut Pembuatan Akte Kelahiran Digratiskan

Akte kelahiran (karimatafm.com)

Ratusan demonstran tergabung dalam Majelis Permusyawarahan Pemuda Pancasila Kabupaten Karo (MPC PP), berunjuk rasa ke DPRD dan kantor Bupati Karo. Mereka berdemo terkait UU No.23/2006 tentang pembuatan akte kelahiran dengan biaya yang dinilai memberatkan masyarakat.

Tingginya biaya operasional pembuatan akte kelahiran, menurut informasi warga kepada mereka, kata Ketua MPC PP Karo Drs Joy Harlim Sinuhaji, Senin (23/7), membuat mereka gerah. Mereka melakukan rapat paripurna dengan disetujui dewan pimpinan daerah untuk menuntut diberlakukan pembuatan akte kelahiran anak gratis. Sebab, daerah Kabupaten Serdang, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Simalungun sudah menggratiskan penduduknya dalam pembuatan akte kelahiran.

Diberlakukannya UU pemerintah No.23/2006 PP Karo mendukung, namun biaya yang tinggi sangat menyulitkan warga kurang mampu ditambah lagi sebagian sekolah di Kabupaten Karo mencantumkan akte kelahiran sebagai syarat mendaftar ke sekolah, membuat warga yang mendaftarkan anaknya untuk sekolah harus tertunda sebab tidak ada akte kelahiran.

Ketua DPRD Kabupaten Karo Effendi Sinukaban SE, menerangkan pada perwakilan demonstrasi yang dikomandoi Drs Joy Harlim Sinuhaji, DPRD merupakan lembaga aspirasi masyarakat mendukung penuh pembuatan akte kelahiran gratis tetapi APBD 2012 sudah ditetapkan, untuk ke depannya 2013 dimungkinkan pengalokasian dana untuk mendukung penggratisan pembuatan akte kelahiran.

Terkait pelajar yang tertunda mendaftar ke sekolah yang diinginkan, Ketua Komisi C Horison Sitepu, akan menindak lanjuti sekolah-sekolah yang melakukan peraturan sepihak perihal diwajibkan akte kelahiran sebagai syarat mutlak pendaftaran masuk sekolah.

Kebijakan akte kelahiran sebagai syarat masuk sekolah bukan kebijakan Dinas pendidikan Karo, melainkan kebijakan sekolah bersangkutan. Komisi C Horison Sitepu yang membidangi pendidikan akan bekerjasama dengan Dinas pendidikan Kabupaten Karo, akan menindak lanjuti masalah calon pelajar yang tertunda masuk sekolah, karena tidak ada akte kelahiran.

Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi saat menerima perwakilan demonstran MPC PP Kabupaten Karo berjanji akan menekan biaya pembuatan akte kelahiran serendah-rendahnya dan bila perlu gratis.

Pembuatan akte kelahiran sebenarnya gratis bagi anak usia di bawah dua bulan untuk usia di atas dua bulan di kenakan bayaran sebesar Rp 50 ribu, sedang usia satu tahun ke atas, akte kelahiran harus ditetapkan pengadilan negeri dengan membayar biaya operasional yang disesuaikan dengan kemampuan masyarakat, ungkap Ketua Pengadilan Negeri Kaban Jahe Kuncoro SH.(Analisa)

Categories: Sosial
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: