Home > Pertanian > Petani Tembakau Batukarang Merasa Ditelantarkan Pemkab Karo

Petani Tembakau Batukarang Merasa Ditelantarkan Pemkab Karo

Tanaman tembakau (Kompasiana)

Desa Batukarang, Kecamatan Payung sudah lama dikenal di sebagai sentra produksi tembakau selain cabai dan padi. Bahkan, desa terbesar dan terpadat penduduknya di luar Kabanjahe dan Berastagi itu, pernah mengharumkan nama Tanah Karo, penghasil tanaman vanili terbaik ke dua kualitasnya setelah Bali.

Hamparan tanaman tembakau di kiri kanan jalan menuju desa yang berpenduduk 2.700 kk dan berjarak sekitar 6 km dari kaki Gunung Sinabung itu, terlihat begitu menghijau dengan udara yang sejuk. Namun tanaman tembakau yang di sana dikenal dengan istilah “emas hijau” itu belum sepenuhnya memberi jaminan petaninya hidup sejahtera.

Menurut petani tembakau di desa itu, Sikap Tarigan (48) dan Rekro Tarigan (48), Jumat (27/7), tidak adanya perkembangan pasar membuat harga tidak stabil. Untuk saat ini para petani hanya menjual hasil tembakaunya setiap Senin di Pusat Pasar Hasil Bumi Pajak Singa saat pekan Kabanjahe dan Selasa saat pekan Tigabinanga. “Harga yang tidak stabil ini juga menjadi salah satu faktor menurunnya jumlah petani tembakau di Batu Karang,” ungkapnya.

Harga jual yang sering fluktuatif, membuat petani tembakau tidak berdaya selain pasrah. “Mau bilang apa, hari ini harga kualitas super Rp150 ribu per kg, Senin depan bisa anjlok menjadi Rp80 ribu per kg,” ujarnya.

Permasalahan lain, soal pemasaran. Dari dulu cuma dipasarkan di Kabanjahe dan Tigabinanga saja.”Maunya kan ke daerah lain juga, biar harga kompetitif,” ujarnya.

Untuk saat ini harga tembakau yang sudah diiris dan dikeringkan dan siap jual dengan kualitas super, per kilo dijual kepada pedagang sekitar Rp150.000-175.000/kg dan kualitas di bawahnya sekitar Rp120.000-Rp150.000/Kg.

Senada hal itu, petani lainnya Murniaty Br Karo (42) mengkritik kinerja Dinas Pertanian yang memilih kelompok-kelompok tani abal-abal untuk diberikan fasilitas pendanaan, bukan kelompok tani yang benar-benar eksis. Jujur saja, petani tembakau dianggap tidak berarti apa-apa di mata Pemkab Karo.

“Buktinya, mulai dari benih, pupuk sampai masa panen, tidak pernah mendapat bantuan. Jalan ke areal pertanian kami tidak pernah mendapat sentuhan pembangunan dari program pertanian, misalnya jalan usaha tani,”jelasnya.

Menyiapkan tembakau sejak menanam sampai siap jual sangat menguras tenaga dan pikiran. Banyak petani yang mengerjakan ladang mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga disamping modal yang besar tentunya. “Demikian beratnya, tapi harga jual tembakau tak pernah menutup modal, pulang modal saja sudah syukur,” curhatnya sembari mengaku kebanyakan petani tembakau dililit utang dari para rentenir.

Belum lagi memikirkan cuaca yang tiba-tiba berubah drastis, di saat kemarau begini, bisa nanti sore hujan. Kadang kami kelabakan dibuat cuaca yang pagi sampai siang panas, tiba-tiba sore sudah hujan, tambahnya.

Terpisah Ir Rafael Remit Winardy MP mengatakan, sudah saatnya Pemkab Karo mencari mitra petani tembakau daerah ini. Masyarakat pertembakauan dalam hal ini petani, pedagang atau pabrikan saling bersinergi. Misalnya petani agar selalu menjaga kualitas produksinya.

Di lain pihak, pedagang pengumpul serta pabrikan agar bisa menciptakan iklim pasar secara wajar. Selama ini, Remit Winardy yang juga Dekan Fakultas Pertanian UQ itu menilai, ada beberapa hal perlu diluruskan, seperti pengambilan cethotan (contoh) berlebihan, atau potongan harga yang kerap dikeluhkan petani.

“Bila hal ini berjalan, pasar akan baik. Saya lihat panen sekarang ada upaya petani untuk menjaga kualitas. Hal ini sebaiknya ditanggapi pabrikan serta pedagang pengumpul secara positif, yaitu dengan memberi harga layak,” tambahnya. (Andalas)

Categories: Pertanian
  1. 01/04/2014 at 4:15 am

    Perkembangan produk-produk peternakan dan perikanan semakin maju seiring berkembangnya ilmu pengetahuan. Berikut beberapa produk peternakan dan perikanan :

    PRODUK OBAT-OBATAN, VITAMIN, VAKSIN Produksi :
    – PT. Sanbe Veterinary and Aquatic
    – PT. Indosco Boster
    – PT. Natural Nusantara
    – PT. Wonderindo Pharmatama
    – PT. Multifarma Satwa Maju
    – PT. Sarana Veterinaria Jaya Abadi
    – PT. Medion
    – PT. Eka Farma
    – Dll.

    PRODUK PROBIOTIK DAN HERBAL Produksi :
    – Pradiptha Paramita (Minaraya, Jampistres, GraciMax, Promix, GrowBig, Racun Lalat, dll.)
    – Simba Plus (RajaLele, RajaGrameh, SPF, Nutrisi, Nature, dll.)
    – Tamasindo Veterinary (Probio-7, Planton, Raja Siam, Raja Ikan, Proten 2000, dll.)
    – Indosco Boster (Planktop, Sel Multi, Aqua Enzim, Manstap, dll)
    – Nutrend International (Herbafarm Ternak dan Herbafarm Ikan)

    PRODUK PERALATANAN PETERNAKAN dan HASIL PRODUKSI TERNAK :
    – Mesin Penetas Telur Kapasitas 30, 50, 75, 100, 200, 500, 1000, 1500 butir
    – Peralatan Peternakan Hewan Besar
    – DOC/ Bibit Ayam Kampung dan DOD/Bibit Itik
    – Calon Induk Itik Petelur

    Maju Bersama Poultry Shop
    Jl. Sudirman 242 (Simp. Bedagai – Depan Majestyk), Sei Rampah, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara
    HP: 0852.57090.372
    http://www.majubersamaps.com

    Like

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: