Home > Pariwisata > Libur Lebaran, Wisatawan Sumbang Rp113 Juta PAD Karo

Libur Lebaran, Wisatawan Sumbang Rp113 Juta PAD Karo

Objek Wisata Gundaling (sinabungjaya.com)

Lima hari pasca-libur Lebaran, sekitar 36 ribu lebih wisatawan mengunjungi objek wisata yang tersebar di Kabupaten Karo. Dari jumlah itu, hingga Rabu (22/8), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo selaku pengelola PAD di sektor wisata mampu meraup pendapatan sekira Rp113.000.000.

Pemasukan ini, sesuai keterangan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Karo, Dinasti Sitepu SSos mulai dihitung sejak Sabtu atau sehari jelang Lebaran. “Diperkirakan pendapatan akan terus naik pada hari-hari terakhir masa liburan hari raya yang kemungkinan mencapai puncaknya di hari Minggu (26/8),” ujarnya menjawab wartawan, Jumat (24/8) di ruang kerjanya di Berastagi.

Namun demikian, tidak semua dari jumlah wisatawan yang datang ke Berastagi menyumbang devisa untuk sektor pariwisata, hal ini sambung Dinasti dikarenakan tidak semua pengunjung yang tiba memasuki kawasan objek wisata, di mana sesuai peraturan daerah dikenakan tarif retribusi masuk.

Jumlah besaran pendapatan tadi hanya dihitung dari tamu yang memasuki kawasan objek wisata Gundaling, Pemandian Air Panas Doulu dan Semangat Gunung, Tongging serta objek wisata Danau Lau Kawar. Dari hitungan yang ada, terdapat sekitar 28.250 wisatawan yang menyinggahi objek wisata, sisanya sekitar 8 ribuan lebih lagi atau sekira 30 persen dari tamu yang membayar retribusi hanya berwisata belanja. Kalaupun ada terang Dinasti mereka (wisatawan) cuma membayar jasa parkir atas kenderaan mereka.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, angka 30 persen itu hanya bagi mereka yang berwisata belanja, seperti ke Pasar Buah atau tempat lain, mereka tidak berkunjung ke objek wisata yang kami sediakan,” ujar Sitepu.

Pendapatan yang menggairahkan dari sektor wisata ini pun diketahui mempersempit jarak dengan target yang dibebankan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karo, karena dengan tambahan sekira Rp130 juta per Rabu (22/8) kemarin, pihak Disbudpar selaku pemegang otoritas pengelola telah mampu menyumbang sekitar Rp946 juta

Sedangkan target yang ada berada di angka Rp1,28 miliar, sehubungan masih berjalannya masa libur dan tahun berjalan, dimana agenda liburan tetap tersedia, jumlah yang dipatok tadi papar Dinasti dengan optimis mampu dilalui.

Menyinggung pembenahan atau peningkatan sarana prasarana penunjang objek wisata diberbagai tempat, Dinasti menambahkan bahwa pihaknya akan melakukannya di tahun anggaran 2012. Secara perlahan, yang perlu dibenahi kita benahi agar bisa memuaskan pelanggan (wisatawan).

Disbudpar akan tetap memprioritaskan kenyamanan bagi pengunjung. Soal pembenahan tadi, harus secara bertahap mengingat keterbatasan anggaran. Demikian juga penataan objek wisata lokal lainnya, seperti Uruk Ndeholi, Gua Liang Dahar, pemandian alam Namo Karang, Uruk Tuhan di lereng Gunung Sinabung, ke depan akan dikemas menjadi sebuah paket wisata yang menarik dan menantang bagi penikmat wisata.

“Sebenarnya kita patut bersyukur, daerah ini dikaruniai berbagai potensi wisata yang sangat indah dan menarik didukung udaranya yang sejuk sepanjang musim,” tutupnya.(Andalas)

Categories: Pariwisata
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: