Home > hukum > Penganiaya Kontributor TVone Terendus Lewat Facebook

Penganiaya Kontributor TVone Terendus Lewat Facebook

Irvan sudah bisa duduk (Sora Sirulo)

Selain memburu para pelaku penganiayaan terhadap Irvan, wartawan TV One Tanah Karo yang terjadi Selasa (28/8) pukul 16.30 kemarin, Polisi juga telah mengantongi nama otak pembacokan bersama pelaku lainnya, sehingga kasus penganiayaan itu mendapatkan titik terang.

Polisi juga berhasil menemukan mobil yang dipakai para pelaku. Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampaw mengatakan, pihaknya sudah berhasil menemukan mobil yang dipakai pelaku, bersama mobil korban. “Mobil pelaku dan mobil korban sudah kami amankan,” ujarnya, Rabu (29/8) petang.

Marcelino juga mengaku bahwa mereka sudah mengantongi sejumlah nama pelaku penganiayaan Irvan. Meski belum berhasil menangkap pelakunya. “Pelaku diperkirakan tiga sampai 5 orang. Namun yang melakukan pengeroyokan berkisar 10 sampai 15 orang. Otak pelakunya juga sudah kami kantongi namanya,” bebernya.

Kapolres juga sudah mengamankan seorang pria berinisial E (Edi), yang diduga kuat menyembunyikan mobil korban. “Sudah dapat satu orang, diduga pelaku yang menyembunyikan mobil korban, atas nama Edi (28). Dia menyembunyikan barang bukti mobil milik korban,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres, saat ini mereka sudah memeriksa beberapa orang saksi. “Pemilik mobil yang dipakai pelaku sudah kami periksa. Dari hasil keterangan, mobil itu disewakannya kepada seorang pria berinisial KT,” bebernya.

Polres Karo saat ini masih memburu pelaku utama yang namanya sudah diketahui. “Pelaku utama sudah kami kantongi namanya. Ini masih dirembukkan dulu apa hari ini digerebek atau menunggu waktu yang pas. Intinya kami masih mematangkan strategi,” sebutnya.

Titik terang untuk menangkap pelaku pembacokan juga semakin terbuka. Polres Karo sudah mendapatkan sejumlah barang bukti, seperti kaos yang dipakai si pelaku dan sejumlah kartu nama. “Kaos yang kami temukan, sama dengan kaos yang dipakai pelaku. Itu dari hasil penelusuran kami dari situs jejaring sosial Facebook,” tukasnya.

Sambung Marcelino, dalam penelusuruan yang mereka lakukan di situs jejaring sosial, pelaku berpose dengan orang penting di Tanah Karo. Saat ini pihaknya akan menelusuri temuan dan barang bukti itu. “Kami harus punya bukti yang kuat untuk mengarah ke sana.(Sumut Pos)

Categories: hukum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: