Home > Pendidikan > SMK 1 Merek Minim Fasilitas Penunjang

SMK 1 Merek Minim Fasilitas Penunjang

Ilustrasi SMK (dok)

SMK Negeri 1 Merek, Kecamatan Merek, membutuhkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan, seperti peralatan laboratorium ilmu eksakta, bahasa, komputer, serta perpustakaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepsek SMK Negeri 1 Merek, Robinson ST, SPd kepada wartawan, Jumat (7/9) kemarin. “Kebutuhan ini untuk menunjang kemajuan pendidikan dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang  disajikan. Makanya dibutuhkan sejumlah faktor pendukung, guna menyelaraskan target Kurikulum Pendidikan Nasional,” ujar Robinson.

Lanjut Robinson, fasilitas sarana dan prasarana pendukung pendidikan yang di butuhkan SMK Negeri I Merek ini di antaranya bangunan, peralatan laboratorium ilmu eksakta, bahasa, komputer, serta perpustakaan, merupakan  hal fundamental dalam penyelengaraan belajar mengajar antara peserta didik dan pendidik.

“SMK Negeri 1 Merek, Kecamatan Merek, yang baru  beroperasi dalam penerimaan siswa baru sejak 2010 lalu dianggap perlu mendapat perhatian lebih banyak. Di era teknologi selaras perkembangan zaman saat ini, dibutuhkan lulusan SMK yang terampil, kreatif, dan inovatif. Sehingga nantinya memiliki tenaga ahli, yang dapat digunakan di kehidupan sehari-hari,” ujar  Robinson.

Sekolah yang masih berusia belia itu, menurut Kepsek, tidak ubahnya seperti balita yang masih banyak membutuhkan perhatian dan pasokan sejumlah nutrisi dan gizi, untuk pertumbuhannya. “Oleh karenannya, sejumlah  fasilitas lain guna keperluan belajar mengajar atau infrastuktur lainnya, seperti jalan  menuju sekolah ini masih banyak membutuhkan sentuhan. Kami berharap pemerintah memberikan perhatian ekstra,” papar Robinson.

Dikatakannya, peserta didik kelas X, XI, dan XII berjumlah 206 orang. Terpisah di dua jurusan, yaitu Tehnik Teknologi Pengelolaan Hasil Pertanian (TPHP) dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Sementara staf pengajar berjumlah 27 orang, yang terdiri dari 4 PNS serta guru honor.

“Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak sekolah mengupayakan siswa-siswi praktik di luar sekolah. Bahkan, pihak sekolah juga telah berupaya mencari komputer-koumputer dari masyarakat maupun guru untuk di bawa ke sekolah menjadi bahan prakteknya,” ucap Robinson lagi.

Walau masih minim fasilitas penunjang, sambungnya, anak didiknya tidak pernah kendor dalam mengikuti materi pembelajaran. Buktinya, siswa SMK tersebut berhasil meraih peringkat ke-6 pada lomba keterampilan computer tingkat SMK se Sumut tahun 2011 lalu.

Menyikapi hal tersebut, Plt Kadis Diknas Kabupaten Karo, Sastra Tarigan mengatakan, penambahan ruang kelas belajar dalam perencanaan. Terkait alat-alat penunjang lainya berupa laboraturium dan perangkatnya serta komputer  dalam tahap pengusulan.(Sumut Pos)

Categories: Pendidikan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: