Home > hukum > Molek br Ginting Ditetapkan Jadi Tersangka

Molek br Ginting Ditetapkan Jadi Tersangka

Molek saat menemani Bupati Karo pada peresmian industri pupuk organik di Simpang Empat, beberapa waktu lalu. (Andalas)

Mendang br Ginting alias Molek, perempuan yang diduga memiliki hubungan spesial dengan Bupati Karo Kena Ukur Surbakti, ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik atas laporan Posmawati br Sinurat.

Kapolres Tanah Karo AKBP Macelino Sampouw melalui AKP Harry Azhar selaku Kasat Reskrim membenarkan adanya pemeriksaan Molek. “Status Molek telah ditetapkan sebagai tersangka. Pembuktian hal tersebut saat persidangan di Pengadilan Negeri Kabanjahe karena yang namanya sudah mengantongi Surat Tanda Laporan Polisi (STPL) dari Pelapor dan yang dilaporkan sudah tersangka,” kata Harry.

Pemerikasaan Molek berlangsung pada Sabtu (15/9) lalu sekira pukul 10.00 WIB. Ia ditemani suaminya bermarga Sitorus dan didampingi Pengacaranya Rubianto Sembiring. Ia diperiksa di Ruangan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Molek datang dengan mengunakan Mobil warna Merah jenis Honda dengan nomor polisi BK 1982 GP.

Kuasa Hukum Molek, Rubianto Sembiring ketika diwawancarai hanya mengatakan dirinya memang mendampingi kliennya. “Kita lihat saja hasil pemeriksaanya dari penyidik. Tapi untuk Pasal 310 itu berat kalau klien saya Molek ditahan,” ujar Rubianto singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya Posmawati br Sinurat mengadukan Molek atas perbuatan tidak menyenangkan dengan laporan bernomor: STPL-A/803/IX/2012/SU/Res T.Karo. Posma merasa geram karena Molek menuduh dirinya menyebarkan gosip soal kedekatan Molek dengan bupati.

Posma merasa dipermalukan dan terancam atas perkataan Molek yang hendak mengadukan dirinya kepada Bupati Karo. “Saat itu saya bersama teman-teman sedang makan mie di Jalan Letnan Abdul Kadir. Tiba-tiba Molek datang menghampiri kami sembari marah-marah dengan perkataan yang menyakitkan hati sembari mengancam akan mengadukan kami kepada Bupati Karo,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya penyidik kepolisian telah memanggil dua orang saksi, yakni FS dan DG dan dimintai keterangan diruangan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanah Karo, Jumat (14/9) sekira jam 10.00 WIB. Kedua saksi itu diperiksa seputar perkataan kasar dan pengancaman Molek.“Semua kronologis kejadian sudah kami terangkan dengan sebenarnya,”kata FS. (Sumut Berita)

Advertisements
Categories: hukum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: