Home > hukum > Korban Penghinaan Molek br Ginting Diiming-imingi Sejumlah Uang

Korban Penghinaan Molek br Ginting Diiming-imingi Sejumlah Uang

Ilustrasi perselingkuhan (ruanghati.com)

Dugaan skandal asmara Bupati Karo, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dengan Molek Br Ginting semakin memanas. Setelah Molek dinyatakan sebagai tersangka perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan terhadap Posmawati br Sinurat, orang dekat Bupati dikabarkan menawarkan perdamaian dengan embel-embel sejumlah uang.

“Niat mereka (pelaku) menempuh perdamaian melalui rekan juang di GMPK kami hargai. Tapi, kami harap Polres segera melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan agar terungkap benar tidaknya perselingkuhan Bupati,” tegas Ketua LSM Gempita Karo, Robinson Purba kepada wartawan, di Kabanjahe, Senin (17/9).

Menanggapi hal ini, Paul M Silalahi dari Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Tanah Karo mengatakan mencuatnya tudingan perselingkuhan Bupati Karo telah membawa citra buruk bagi masyarakat Karo. Jika tudingan itu benar adanya, itu berarti pelecehan terhadap harkat dan martabat wanita Karo dan tentunya akan berpengaruh terhambatnya roda pemerintahan di Tanah Karo.

“Bupati Karo harus segera mengklarifikasi kebenaran pemberitaan perihal perselingkuhan agar tidak semakin meluas dan menjadi preseden buruk dalam penilaian masyarakat di luar Tanah Karo,” tegas Silalahi.

Sementara Kapolres Karo , AK BP Marcelino Sampouw, SH, Sik disampaikan, Kasat Reskrim AKP Harry Azhar, Sik saat ditemui diruang kerjanya, Senin (17/9) sekira jam 13.30 wib mengatakan, bahwa pihaknya sesegera mungkin akan melimpahkan BAP tersangka Molek tentang Penghinaan sesuai Pasal 310 KUHP dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara.

“BAP tetap kami limpahkan ke JPU dan pelaku dikenakan pasal 310 KUHP dengan ancaman sembilan bulan penjara,” kata Harry singkat.

Sekedar mengingatkan, sebelum tersangkut kasus penghinaan dan membuat perasaan tidak senang sesuai Pasal 310 KUHP terhadap Posmawati Boru Sinurat, isu skandal asmara Bupati Karo dengan Molek sudah bukan rahasia umum bagi masyarakat Karo khususnya para pedagang di Pusat Pasar (pajak) Kabanjahe serta sejumlah teman dekat Molek.

“Seingat kami dia (Molek) pernah cerita sama kami di sini, rumah pun ada dibangun di Laudah katanya dikasih Karo Jambi. Kami percaya saja, soalnya kami lihat di kaca mobil mewah warna merah yang dipakeinya itu ada tulisannya “Molek Kusayang Karo Jambi”. Pernah juga dibilangnya, kalau mau kaya dekati orang besar,” beber sejumlah pedagang.(Sumut Berita)

Categories: hukum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: