Home > hukum > Angkutan Trayek Medan-Kabanjahe Ditertibkan

Angkutan Trayek Medan-Kabanjahe Ditertibkan

Razia angkutan trayek Medan-Kabanjahe di Terminal Tigabaru (Analisa)

Tim Gabungan dari Dinas Perhubungan, Polisi dan Polisi Militer (PM) menertibkan mobil angkutan umum trayek AKDP Kabanjahe-Medan yang tidak mempunyai izin resmi, di terminal Kabanjahe, Senin (24/9).

Mobil Penumpang Umum (MPU) yang masuk Terminal Kabanjahe semua diperiksa tanpa terkecuali. Jika tidak mempunyai izin resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tim gabungan dari Dinas Perhubungan mengambil langkah lebih tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pantauan wartawan, Senin (24/9) di Terminal Kabanjahe, AKDP yang datang dari Medan menuju Terminal Kabanjahe diperiksa semua kelengkapannya. Kalau tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi layak masuk terminal seperti SIM, STNK, Speksi, Ijin Trayek dan Kartu Pengawas semuanya tidak diperbolehkan masuk Terminal.

Salah satu pengusaha angkutan M Barus yang dijumpai wartawan di Terminal Kabanjahe, Senin (24/9) mengatakan dengan ada penertiban ini, mereka yang selama ini menggantungkan hidup dari usaha angkutan umum merasa terbantu.

“Selama ini dengan banyak kendaraan yang tidak jelas dari semua merek yang ada menjalani rute Kabanjahe- Medan atau sebaliknya, kami mengeluh akibat mobil yang tidak jelas itu hingga setoran pun tidak bisa diharapkan lagi dari supir,” ujarnya.

Ketika dijumpai wartawan, Kadis Perhubungan Kabupaten Karo Drs Jamin Ginting didampingi DK Surbakti mengatakan, pihaknya mengambil kebijakan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti polisi dan Polisi Militer (PM) untuk mengadakan penertiban Terminal Kabanjahe.

“Sesuai surat edaran Dinas Perhubungan yang dilayangkan kepada seluruh direksi, mandor, pemilik/pengusaha pengangkutan umum tanggal 18 September 2012 dengan segera melengkapi surat-surat izin yang resmi masuk terminal, dengan tenggang waktu yang sudah ditentukan sampai batas waktu 23 September 2012, diadakan razia,” pungkas Ginting.

Hari pertama penertiban, mobil AKDP yang menjalani aktivitasnya seperti biasa di Terminal Kabanjahe kurang 10% dari hari-hari biasa. Beberapa mobil penumpang yang tidak dibolehkan masuk dan mengambil penumpang di Terminal Kabanjahe seperti PT Sutera, Sinabung Jaya Raya tidak diperbolehkan masuk terminal.

Menurut Jamin, angkutan yang belum sesuai suratnya masih meminjam merek dari dereksi (belum BBN ke merek yang di pakainya) semuanya ditindak, tahap pertama ditilang, kalau itu pun tidak dihiraukan mobilnya langsung dikandangkan di terminal, tambah Ginting dengan nada sedikit tinggi.(Analisa)

 

Categories: hukum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: