Home > Pemerintahan > PAD Karo dari Retribusi Dolomit Diduga Bocor

PAD Karo dari Retribusi Dolomit Diduga Bocor

Poster penolakan retribusi dolomit (Sumut Berita)

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Karo dari sektor tambang galian C Dolomit, sebesar Rp24 juta periode 1 Januari–31 Desember 2012, sesuai surat Pemkab Nomor: 900/1645/DPPKAD/2012, dinilai terlalu sedikit dan diduga bocor.

Perwakilan Gerakan Masyrakat Peduli Karo (GMPK) Julianus Sembiring, Aditya Sebayang, Robinson Purba, Syafii Tarigan, Janerba Sebayang dan Ngataken Tarigan, Senin (24/9) di Sekretariatnya Simpang 6 Kabanjahe, mengharapkan DPRD Karo serius menelusuri sumber PAD dari Dolomit itu, khususnya dalam pandangan fraksi, Selasa (25/9). Menurut GMPK, sumber PAD dari dolomit sebesar Rp24 juta itu terlalu sedikit.

“Terasa tidak logis kalau PAD sumbangan pihak ketiga dari dolomit periode 1 Januari–31 Desember 2011 sebesar Rp24 juta. Cobalah hitung perkiraan minimalnya saja, 100 truk lewat per hari dikali Rp80.000 sejak Oktober – Desember 2011, totalnya mencapai Rp1,2 Miliar,” ungkap Janerba.

Terkait pungutan Rp80.000 per truk, kata Janerba, sebenarnya tidak sesuai dengan ketentuan UU No.32/2004 tentang otonomi daerah dan UU No.28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Artinya, setiap pemungutan harus menunggu perda yang sudah disesuaikan dengan UU No.28/2009. Sementara kalau ada pungutan sebelum ada Perda yang mengaturnya berarti pungutan tersebut adalah ilegal. Harus diproses secara hukum,” tandasnya.

Untuk itu, kata Janerba, DPRD sudah seharusnya menjalankan peran dan fungsinya secara profesional serta independen. “Jangan mau wakil rakyat terhasut ataupun memanfaatkan persoalan aliran dana dolomit sebagai momentum untuk bargaining,” ujarnya.

Anggota DPRD Karo Edi Ulina Ginting dan Darta Bangun mengatakan, pihaknya akan selalu konsisten dalam memperjuangkan kebenaran dan aspirasi rakyat. “Kami masih pro rakyat dan selalu bekerja sesuai ketentuan hukum. Kalau ada pelanggaran dalam hal keuangan dolomit, kami akan segera bersikap pro rakyat,” janjinya.(Andalas)

Categories: Pemerintahan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: