Home > Pemerintahan > Fraksi-fraksi di DPRD Karo kritik Kebocoran PAD

Fraksi-fraksi di DPRD Karo kritik Kebocoran PAD

DPRD Karo (Karo News)

Pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Karo atas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Karo TA 2011 pada paripurna dewan, Selasa (25/9) berlangsung alot.

Pasalnya, 4 fraksi dari 7 fraksi masing-masing Fraksi Golkar, Fraksi Pijer Podi, Fraksi PDIP dan Fraksi Indonesia Bersatu, mempertanyakan dasar hukum penyetoran sumbangan pihak ketiga dari penambang dolomit TA 2011 dengan Pemkab Karo. Setoran itu terhitung 24 Agustus 2011 hingga 29 Desember 2011 yang dibukukan ke kode rengkening 4.1.4.14.01 pada pos penerimaan lain-lain sebesar Rp24 juta dengan alasan karena tidak adanya kode rekening sumbangan pihak ketiga dari penambang dolomit.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Karo Effendy Sinukaban SE didampingi Wakilnya Ferianta Purba SE dan Onasis Sitepu ST dan dihadiri 22 anggota, serta Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Ketua PN Kabanjahe Sri Kuncoro SH MH, Sekda Ir Makmur Ginting MSc, Wakapolres Kompol D Aruan, Kajari diwakili Kasi Intel Rizal Siregar SH.

Fraksi Partai Golkar melalui jubir Frans Dante Ginting menilai, sumbangan pihak ketiga itu rancu karena sebenarnya telah terdapat kode objek pendapatan yakni sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat. “Hal ini mengindikasikan penyusunan program yang berkenaan dengan pos penerimaan pendapatan tidak dilakukan secara cermat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Fraksi Pijer Podi, Ir Edi Ulina Ginting. Dengan terbitnya UU Nomor 29 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, apakah penerimaan sumbangan pihak ketiga masih dapat dibenarkan menjadi penerimaan daerah.

Ketua Fraksi PDIP, Masdin Ginting menyatakan, bila dicermati secara seksama Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih bisa lebih ditingkatkan dari beberapa potensi sumber PAD yang realisasinya belum maksimal terutama pajak pengambilan bahan galian golongan C yang secara keseluruhan yang realisasinya hanya Rp70,2 juta.(Andalas)

Categories: Pemerintahan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: