Home > Pertanian > Kementan Usulkan Anggaran Rp100 Miliar Berantas Hama Lalat Buah

Kementan Usulkan Anggaran Rp100 Miliar Berantas Hama Lalat Buah

Dampak serangan hama lalat buah (Karo News)

Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengusulkan anggaran untuk pengadaan light trap sebesar Rp100 miliar hingga Rp200 miliar tahun anggaran 2013 untuk mengatasi serangan hama lalat buah di Kabupaten Karo.

“Alat ini memang mahal, harganya berkisar Rp25 juta per unit dan satu light trap bisa bekerja untuk lahan seluas 20 hektare. Jadi, penggunannya harus berkelompok,” kata kata Dirjen Hortikultura Kementan Hasanuddin Ibrahim kepada para wartawan, di ruang VIP Bandara Polonia, Medan, Selasa (25/9).

Kementan, katanya, terlebih dulu akan menyosialisasikan penggunaan alat perangkap berupa light trap (perangkap cahaya) Untuk mengendalikan hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kabupaten Karo.

“Alat ini tidak menggunakan tenaga listrik tapi dengan menggunakan cahaya matahari dan menggunakan baterai untuk malam hari. Alat ini memiliki warna-warna menarik seperti merah, hijau dan kuning yang merangsang serangga untuk berkumpul di alat itu,” .

Dalam kunjungan kerjanya ke Sumut, Ibrahim didampingi anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, Direktur Perlindungan Tanaman Susilo, Direktur Budidaya dan Pascapanen Buah Sri Kuntarsih dan Kabid Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Pertanian Sumut Adam Brayun Nasution, akan meninjau hasil penggunaan light trap ke Desa Tanjung Barus, Kabupaten Karo. Selain itu, juga akan melihat perkembangan tanaman bawang merah di Kabupaten Samosir.

Menurut Ibrahim, serangan lalat buah pada tanaman buah-buahan terutama jeruk di Karo sudah sangat meresahkan. Di mana, ancaman kegagalan panen akibat serangannya mencapai 22% bahkan bila sudah menyerang pada suatu hamparan ancaman gugur buah mencapai 80%.

Akibatnya, penggunaan pestisida juga semakin tinggi yang diikuti tingginya biaya produksi petani. Kondisi itu mengakibatkan, jeruk dalam negeri kalah bersaing baik dari segi harga maupun mutu. “Inilah yang mau kita atasi dengan menggunakan alat perangkap cahaya ini,” kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, persoalan lalat buah pada jeruk di Karo disampaikan Parlindungan Purba ke Kementerian. Menteri Pertanian Suswono lantas membuat program khusus pengendalian lalat buah pada tanaman jeruk di Karo dan progam pengendalian organisme penganggu tanaman (OPT) pada tanaman bawang merah di Samosir.

“Karena itulah, kunjungan kami ini ingin melihat sejauh mana tingkat keberhasilan light trap yang sudah dipasang pada tanaman jeruk di Karo,” kata dia.(Medan Bisnis)

Categories: Pertanian
  1. 25/02/2013 at 4:45 am

    Kami Menyediakan Light Trap Portable (tenaga Surya), made in Korea. Kualitas bagus dan sangat efektif untuk menangkap serangga. Dengan harga sangat kompetitif.
    http://forum.viva.co.id/lain-lain/714414-light-trap-tenaga-surya-solar-trap.html
    Kami juga menyediakan alat untuk sortir beras (Untuk mendapatkan kualitas terbaik) dan sortir biji-bijian, dengan kapasitas 2 sd 20 ton perjam.

    Hubungi kami di 08121234966 & sidik27@gmail.com

    Like

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: