Archive

Archive for October, 2012

Pengendalian Citcit Harus Serentak

Lalat buah (dok)

Lalat buah atau citcit menjadi musuh petani buah, khususnya petani jeruk di sentra produksi jeruk di Sumatera Utara (Sumut) seperti Karo. Hama tersebut akan sulit dikendalikan jika tidak dilakukan secara serentak oleh semua petani.

Kepala Laboratorium Pengendalian Hama dan Penyakit Medan Johor Badan Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Sumut Utema Silan mengatakan selama ini pengendalian lalat buah tidak dilakukan secara serentak oleh petani.

Padahal, sosialisasi tentang lalat buah dan penanganannya sudah dilakukan sejak lama. “Penanganan lalat buah tidak bisa dilakukan secara parsial, harus serentak, semua petani harus melakukannya,” ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan, sejak 2002, sosialisasi pengendalian lalat buah sudah dilakukan dengan mengumpulkan para petani. Sosialiasai tersebut terus dilakukan namun diakuinya yang menjadi persoalan yang lebih komplek adalah penanganan yang belum serentak.

“Karena itu sekarang pemerintah mencanangkan gerakan nasional pengendalian lalat buah, dan Karo sebagai sentra pengendaliannya diikuti kabupaten sekitarnya,” katanya.

Utema mengungkapkan, lalat buah merupakan hama yang dapat berkembang biak dengan cepat apalagi jika tidak ditangani dengan tepat. Teknologi yang selama ini digunakan petani adalah menggunakan perangkap yang dipasang di tangkai tanaman dengan sebuah botol/meblok yang mana di bagian dalamnya terdapat sex feromon (metil eugenol/me) yang ditambah dengan racun.

Perangkap yang dilengkapi dengan zat penarik lalat jantan dan racun tersebut efektif mengurangi serangan lalat buah. Namun akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan pembersihan lahan secara rutin.  Menurutnya, beberapa petani sampai sekarang masih belum mau membersihkan lahannya dari jeruk yang membusuk di bawah pohonnya.

Padahal, jika jeruk yang membusuk tersebut tidak diambil akan menjadi pelindung bagi lalat buah untuk berkembang biak. “Karo sudah mencanangkan langkah yang tepat untuk mengendalikan lalat buah dengan menetapkan hari Jumat sebagai hari melakukan pembersihan kebun dari jeruk yang membusuk kemudian memasukkannya ke dalam plastik kedap udara,” jelas Utema.

Setelah di dalam plastik dan semakin membusuk selama beberapa waktu, jeruk tersebut bisa dijadikan sebagai pupuk. “Dengan begitu pengendalian lalat buah bisa dilakukan dengan praktis dan mudah serta menguntungkan karena jeruk yang membusuk tersebut akhirnya bisa dijadikan pupuk,” katanya.(Medan Bisnis)

Advertisements
Categories: Pertanian

Peran Dewan Pendidikan Karo Semakin Strategis

Logo Dewan Pendidikan (suaramedianasional)

Dewan Pendidikan merupakan organisasi masyarakat pendidikan yang mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Dewan Pendidikan yang dibentuk dapat dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologis, nilai kesepakatan, serta kepercayaan yang dibangun sesuai potensi daerah setempat.

Oleh karena itu, Dewan Pendidikan yang dibangun harus merupakan pengembangan kekayaan filosofis masyarakat di daerah secara kolektif. Artinya, Dewan Pendidikan mengembangkan konsep yang berorientasi kepada pengguna (client model), berbagai kewenangan (power sharing and advocacy model) dan kemitraan (partnership model) yang difokuskan pada peningkatan mutu pelayanan pendidikan di daerah.

Fungsi lembaga ini sangat strategis sebagai langkah alternatif dalam mengupayakan perolehan dukungan masyarakat untuk sektor pendidikan dengan menumbuhkan keberpihakan konkret dari semua lapisan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.

Hal tersebut dikatakan Plt Kadisdiknas Kabupaten Karo, Drs Sastra Tarigan MPd di ruang kerjanya, Rabu (17/10) sore, ketika dimintai tanggapannya tentang keberadaan Dewan Pendidikan Kabupaten Karo yang periodesasinya sudah berakhir Mei 2012.

Menurut Sastra Tarigan,  dalam UU Sisdiknas No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional telah diatur fungsi Dewan Pendidikan yakni mendorong tumbuhnya perhatian dan komitment masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu disamping memberikan masukan, pertimbangan /rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan dan program pendidikan.

Untuk itu, katanya menjelaskan, mengingat tugas dan fungsi yang sangat kompleks dalam pendidikan memerlukan pemikiran yang matang dan bijaksana agar mutu pendidikan di Kabupaten Karo dapat ditingkatkan melalui kerjasama yang sinergis antara pemerintah dengan dewan pendidikan.

Di samping itu juga, Dewan Pendidikan berperan sebagai pengontrol dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan, serta sebagai mediator antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan masyarakat.

Dikatakannya, mengingat keberadaannya sebagai Pelaksana Tugas masih baru, menurut Sastra Tarigan, pihaknya masih belum bisa berbuat banyak termasuk untuk membentuk kepengurusan dewan pendidikan Kabupaten Karo yang baru.

Tentang keberadaan dewan pendidikan itu sendiri dalam kancah dunia pendidikan, diakuinya bahwa keberadaan dewan pendidikan itu sendiri sangatlah dibutuhkan. “Hanya saja mengingat situasi, belum bisa dilaksanakan, bersabar dululah, nanti akan saya pelajari dulu,” ujarnya.

Sekadar mengingatkan, mutu Pendidikan Kabupaten Karo pada 2012 menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya terlihat dari persentase kelulusan dan perolehan nilai ujian nasional (UN) TA 2011-2012.

Pada tahun sebelumnya untuk tingkat SMP/MTs dari peringkat 23 se Sumut, naik menjadi peringkat 11 dengan tingkat kelulusan 99,98% untuk SMP dan 100% untuk MTs serta nilai rata-rata 7,85 hingga 8,13 sementara untuk tingkat SLTA dari peringkat 22 menjadi peringkat 17 di Sumut sementara untuk tingkat SD juga mengalami kenaikan.

Terkait akan kenaikan peringkat kelulusan  maka peningkatan perolehan nilai juga mengalami perubahan yang signifikan mencapai 9.57 untuk SMP atau peringkat 11 se Sumatera utara dan untuk MTS perolehan nilai  8,92 atau peringkat 26 se Sumut.

Untuk itu, agar peringkat tersebut dapat ditingkatkan atau minimal dipertahankan, maka keberadaan dewan pendidikan sangatlah strategis dalam menampung dan menganalisis aspirasi, pandangan, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat.(Andalas)

Categories: Pendidikan

RSUD Kabanjahe Diminta Tingkatkan Kualitas Layanan

RSUD Kabanjahe (Karo News)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe diminta lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini demi menyeimbangkan sarana dan prasarana yang sekarang telah dilengkapi, apalagi ke depan, tantangan kerja dipastikan lebih kompleks, seiring kemajuan teknologi medis di berbagai bidang kehidupan.

Imbauan ini diungkapkan Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Surbakti didampingi Kadis Kesehatan, dr Jansen Peranginangin MM, saat menggelar kunjungan kerja ke RSUD Kabanjahe, Selasa (16/10). Lebih jauh setiap tenaga medis, diminta mampu mendedikasikan kemampuan terbaiknya demi mempercepat kesembuhan pasien yang dirawat.

Jika itu terlaksana, niscaya kehadiran RSUD dapat bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus meminimalkan masyarakat Karo yang berobat ke rumah sakit luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

“Perlu dipahami, dengan sumber daya di bidang kesehatan yang ada, harus ada progres dan kemajuan yang dicapai, kita tidak bisa mengatakan kita sudah baik bekerja, itu penilaian masyarakat, dari sana, kita harus senantiasa saling bekerjasama dalam mewujudkan profesionalisme pelayanan diberikan,” ujar Karo Jambi di depan Direktur RSUD Kabanjahe dan para staf yang hadir.

Di lain pihak, Karo Jambi mengimbau kepada masyarakat luas untuk memanfaatkan fasilitas ruang bedah yang kini telah berdiri di RSUD Kabanjahe. Hal ini dimungkinkan untuk menghindari beban tambahan masyarakat luas yang selama ini harus berangkat ke kota Medan, Jakarta atau Penang, Malaysia bila hendak melakukan pembedahan. Kini, dengan peralatan modern dan baru, RSUD Kabanjahe siap menatap masa depan pelayanan di sector kesehatan.

Sedangkan, menyangkut ruang ICU yang tidak dapat digunakan karena berhubungan dengan Perda yang belum ada, orang nomor satu di Kabupaten Karo ini akan menindaklanjutinya dengan langkah-langkah koordinasi dengan berbagai pihak yang berkompeten, agar produk peraturan itu bisa cepat keluar dan diaplikasikan. Sebab, amat disayangkan tentunya, peralatan ICU yang telah canggih tidak bisa dimanfaatkan.

Direktur RSUD Kabanjahe, dr Terry Surbakti didampingi, dr Jasura mengatakan, kalau jajarannya akan bekerja semaksimal mungkin menata, mengelola dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien. Apalagi, tak lama setelah ini pihaknya akan kedatangan seprangkat tempat tidur yang standart dan modern serta peralatan lain, hingga diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Menyangkut keluhan tenaga perawat yang meminta penambahan tenaga dokter spesialis, semisal dokter anak, dr Terry mengatakan sudah mengusulkannya ke pihak yang berkepentingan. Diharapkan, dengan laporan yang telah masuk, bisa menjawab keluhan yang selama ini terjadi.

Dalam kunjungan kerjanya kemarin, Bupati Karo Kena Ukur Surbakti menyempatkan diri meninjau berbagai fasilitas RSUD Kabanjahe, pada beberapa bahagian, Bupati meminta Direktur RSUD agar memperbaiki beberapa titik bangunan agar memberikan kesan baik dan sejuk. Selain itu, harus juga disetting tata taman dan bunga di dalamnya, untuk menambah keindahan dan kenyaman.(Andalas)

Categories: Infrastruktur

200 Kendaraan Tentara Simbisa Diperiksa, 2 Bermasalah

Letkol Inf Yonif 125/Simbisa Luhut Marpaung memeriksa kendaraan anggotanya. (Analisa)

Sebanyak 200 kendaraan anggota TNI AD Yonif 125/Simbisa diperiksa, dua kendaraan ditemukan bermasalah. Pemeriksaan kendaraan roda empat dan dua terhadap anggota TNI AD Yonif 125/ Simbisa dilakukan per tiga bulan sekali.

“Tujuan pemeriksaan mengantisipasi kecelakaan lalu lintas terhadap anggota, serta menepis anggapan masyarakat terkait kendaraan bodong atau hasil curanmor yang digunakan anggota TNI AD,” kata Danyon, Letkol Inf Luhut Marpaung kepada wartawan, Selasa (16/10) di sela-sela pemeriksaan kendaraan di Markas Komando (Mako) Yonif 125/Simbisa Kabanjahe.

Dikatakannya, pemeriksaan tahap kedua kali ini sangat menurun drastis, sebelumnya tahap pertama dilakukan pada Juli lalu, ditemukan 15 kendaraan bermasalah tingkat ringan.

“Pemeriksaan kali ini hanya ditemukan dua kendaraan roda dua yang bermasalah. Di antaranya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta Surat Izin Mengemudi (SIM) setatus tidak diperpanjang atau mati. Bagi yang kendaraannya bermasalah secepatnya mengurus melengkapi keabsahaan kendaraannya. Jika tidak, kendaraan tersebut akan dikurung,” terang Danyon.(Analisa)

Categories: hukum

Kejari Kabanjahe Diminta Tuntaskan Dugaan Penyimpangan PNPM Kuta Kendit

Logo PNPM

Kejaksaan Negeri(Kejari) Kabanjahe diminta menuntaskan dugaan penyimpangan Proyek Telford Prorgam Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Dusun Kuta Kendit, Desa Kuta Pengkih, Kecamatan Mardingding, senilai Rp346 juta yang bersumber 80% APBN dan 20% APBD Karo 2010.

Dugaan penyimpangan ini sudah dietelusuri Kejari Kabanjahe melalui Kacab Jari Tiga Binanga. Indikasi penyimpangan sudah ditemukan Tim Jaksa sewaktu pemeriksaan beberapa saksi dan survei ke lapangan.

“Jadi kami mengharapkan agar Kajari Kabanjahe Muda Hutasuhut SH segera menyelesaikan masalah ini,” tandas Wakil Ketua Permata Prabowo Prov Sumut, Gelora Tarigan, Senin (15/10).

Dikatakan Tarigan, pihaknya telah memiliki data-data sesuai hasil pulbaket Kejari Cabang Tiga Binanaga, karena indikasi penyimpangan ini berawal dari hasil investigasi pihak Permata Prabowo yang bekerja sama dengan Badan Anti Korupsi Indonesia (Bakindo) Kabupaten Karo beberapa bulan lalu.

“Dalam permasalahan ini, Hutasuhut memberikan petunjuk positif terhadap jajarannya guna mengusut tuntas penggunaan dana APBN dan APBD itu, yang semestinya sudah layak dinikmati para warga di desa tertinggal itu,” tambahnya.

Ia menyatakan prihatin ketika melihat data dokumentasi infrastruktur jalan dan pendidikan yang diserahkan jajarannya baru-baru ini ke Medan. Atas keprihatinan itu, jika masalah ini tidak segera dituntaskan Muda Hutasuhut maka pihaknya akan melanjutkan data-data tersebut ke pusat (Jakarta).

“Menurut pengamatan saya, menindak lanjuti masalah ini tidak sulit, hanya satu langkah lagi yaitu memanggil Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bermarga Maha. Jadi kalau sudah memenuhi unsur sesuai ketentuan hukum, tunggu apalagi mumpung hotel prodeo masih sedikit penghuninya saat ini di Kabanjahe,” ucapnya.

Dia juga menekankan agar jaksa mengembangkan penyelidikan terhadap TPK terkait siapa saja yang ikut serta untuk menyukseskan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran tersebut. Tarigan juga memperingatkan, jika ada tercium aroma 86 dalam permasalahan ini beliau berjanji akan tekan tombol lampu merah.

Kacab Jari Tiga Binanga Sumanggar Siagian SH MH, yang berkali-kali dikonfirmasi sejumlah wartawan, selalu berjanji memanggil pihak TPK. Namun hingga saat ini jaksa tersebut belum memberikan informasi soal perkembangan kelanjutan pengusutan kasus yang sudah ditindak lanjutinya.(Sumut 24)

Categories: Uncategorized

17 Pelajar di Kabanjahe Terjaring Operasi Kasih Sayang

17/10/2012 1 comment

Ilustrasi razia pelajar (Radar Cirebon)

Sebanyak 17 pelajar terjaring Operasi Kasih Sayang yang digelar Pemkab Karo, di kawasan Kota Kabanjahe, Selasa (16/10). Enam belas pelajar berasal dari SMA/SMK sederajat, sedangkan seorang pelajar lainnya dari Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ke-17 pelajar yang terjaring dalam operasi kasih sayang kemarin di antaranya, 2 orang dari SMA GBKP, 9 orang pelajar SMA/SMK Imanuel, 3 pelajar SMA RK II, seorang pelajar lainnya dari SMK Negeri Merek, dan satu pelajar SMK 3 Tiga Panah, serta seorang pelajar SMP Negeri 3 Kabanjahe.

“Operasi Kasih Sayang merupakan agenda rutin. Oleh karenannya kami imbau segenap pihak agar turut bekerja sama dalam meminimalkan kejahatan pelajar di Tanah Karo,”  ujar Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Edi Katana Sebayang.

Lanjut Edi, mayoritas pelajar yang terjari razia didapati di sejumlah tempat-tempat yang menjadi mangkal anak muda. Pasca diperiksa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta diberi arahan, pelajar diperbolehkan dijemput pihak sekolah ataupun orangtua meraka, setelah terlebih dahulu membuat surat perjanjian.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karo Sastra Tarigan MPd meminta pihak sekolah, masyarakat, khususnya keluarga agar lebih melakukan pengawasan. “Sesuai perkembangan zaman dan teknologi saat ini, siswa yang kurang  bimbingan  mudah terjerumus ke arah negatif,” ujarnya. (Sumut Pos)

Categories: Pendidikan

Bupati Karo Kembali Rombak Pejabat Struktural

Bupati Karo Kena Ukur Surbakti (karokab.go.id)

Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Surbakti, melantik pejabat struktural eselon III di lingkungan Pemkab Karo, di Aula Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, kemarin.

Pelantikan dihadiri Asisten Administrasi Jernih Tarigan SH, Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Daerah Drs Kawar Sembiring MSi, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo, Ir Mulia Barus MSi, Kepala dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Sadarta Bukit SE MSi.

Nama-nama yang dilantik, Jusup Ginting SE sebagai Kasubbag Tata Cara Tempat Dokumentasi dan Pelaporan Setda Karo, Ragam Ginting staf pada Dinas PUD Karo, Sentosa, SE kepala Seksi Perpustakaan, Rencana Br Ginting Kepala Seksi Perizinan Angkutan Darat Dinas perhubungan.

Sanusi Bardena Sembiring SSTP MA, Lurah Tambak Laumulgap II Kecamatan Berastagi, Viensusanto Sinuhaji ST MSi, Kepala Seksi Adminitrasi Non Perizinan pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu. Drs Thomas Ginting Kasi PPMC pada Kantor Camat Berastagi, Bladina Girsang SE Kasi Kessos pada kantor Camat Merek, Suka Ginting Kasi Trantib Kantor Camat Merek, Jeck Lesmana Barus SE Kasubbag keuangan kantor Camat Merek. Maruli Pardosi SP, Kepala Seksi Pelestarian dan Pembinaan Kawasan Hutan pada Dinas Kehutanan.

Paul Stehanos Pinem SHut, Kepala Seksi Perencanaan Program dan Pengendalian pada Dinas Kehutanan, Seriani Br Sitepu SE Kepala Seksi Pembangunan Kantor Lurah Laucimba Kecamatan Kabanjahe. Siti Br Ginting Kepala Seksi Kemasyarakatan Kantor Lurah Laucimba.

Intaperi Ginting SH Sekertaris Lurah Laucimba, Hindun SE Sekretaris Lurah Padang Mas Kecamatan Kabanjahe, Emat SH Kepala Seksi Umum kantor Lurah Padang Mas, Robert Esaias Surbakti SH Kepala Seksi Pembangunan Kantor Lurah Gung Leto Kecamatan Kabanjahe, Elisabet Br Ginting SE Kepala Seksi Umum Kantor Lurah Gung Leto, Erna Delita Kepala Seksi Pembangunan Kantor Lurah Gung Negeri, Rosminar Damanik Staf pada Kantor Camat Kabanjahe, Minar Batubara SH Staf pada Kantor Camat Kabanjahe.

Nismah Br Sembiring staf pada kantor Camat Kabanjahe, Ernita Perangin-angin SE Kasubbag Keuangan pada badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan, Editina Br Ginting SH Kasi pengumpulan data pengolahan dan pelaporan pada dinas kebersihan dan pertamaan kabupaten Karo.(Andalas)

Categories: Pemerintahan