Home > Infrastruktur > 8 Jalur Lintas di Tanah Karo Telah Berbenah

8 Jalur Lintas di Tanah Karo Telah Berbenah

Jalan Kotacane adalah satu dari 8 jalan lintas di Karo yang mendapat prioritas Pemprovsu (Andalas)

Plt Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Gatot Pujonugroho dinilai peduli dengan infrastruktur daerah terutama jalan lintas 8 kabupaten di Tanah Karo. Tak heran Bupati Karo Kena Ukur Surbakti pun mengapresiasi kinerja pemerintahan Gatot tersebut.

“Saya atas nama seluruh rakyat Tanah Karo mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada Plt Gubsu Gatot Pujonugroho, yang telah memperhatikan perbaikan jalan nasional, baik Medan-Kabanjahe, maupun Kabanjahe – Simalungun/Dairi dan Kabanjahe-Tigabinanga hingga batas NAD,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/9) di Kabanjahe.

Jalan nasional Medan–Kotacane (NAD), khususnya yang berada di wilayah Karo terus berbenah. Langkah yang baru dilakukan setelah sekian puluh tahun terlupakan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Karo dan Pemprovsu memperbaiki infrastruktur di daerah.

Menurut Kena Ukur, jalan yang yang diperbaiki itu merupakan hasil koordinasi secara matang antara dirinya dengan Gatot selama ini. Kesamaan pandangan perlunya infrastruktur yang baik sebagai daya dukung utama sektor ekonomi membuat mereka berjuang mengamankan datangnya proyek yang anggarannya dari APBN dan ditampung di APBDSU ke Kabupaten Karo.

“Bersama Plt Gubernur Sumut, kita terus kawal proyek yang kini dapat dinikmati masyarakat 8 kabupaten tersebut, kerja sama ini tentu akan dipertahankan dengan rapi dan matang dan akan terus ditingkatkan,” ujar Karo Jambi di sela-sela kesibukannya di ruang kerjanya.

Menghadirkan proyek perbaikan jalan memang masih membutuhkan waktu yang panjang. Pasalnya, dengan masih banyaknya jalan yang rusak ditambah minimnya anggaran perbaikan infrastruktur jalan negara harus ada pertimbangan yang mana yang lebih utama didahulukan. Kalaupun jalan negara dan provinsi bukan pekerjaan Pemkab Karo.

Tapi, tidak ada salahnya mendesak Pemprovsu maupun pihak-pihak terkait lainnya seperti Departemen Kementerian PU di Jakarta agar memperhatikan sejumlah ruas jalan nasional di Tanah Karo, karena daerah ini lintasan 8 kabupaten.

Di sisi lain, Pemkab Karo terus bekerja keras meningkatkan pembangunan dengan menitikberatkan peningkatan PAD Kabupaten Karo, sehingga DAU terdongkrak dan APBD Karo TA 2012 sudah menjadi Rp 800 miliar. Otomatis belanja langsung untuk rakyat, dari sebelumnya hanya sekitar Rp 175 miliar menjadi Rp 305 miliar. Padahal sebelumnya APBD Karo hanya Rp 600 miliar. Tahun ini belanja langsung Rp 305 miliar akan digunakan untuk perbaikan sejumlah sarana dan prasarana infrastruktur di Tanah Karo.

“Perbaikan itu nantinya akan menyentuh jalan antar pedesaan dan kecamatan termasuk pembangunan infrastruktur berbasis pertanian, tentu akan berdampak positif bagi mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat yang berada di sekitarnya,” ujar Karo Jambi.(Andalas)

Categories: Infrastruktur
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: