Home > Pendidikan > Hakim Agung “Kuliahi” Bupati Karo

Hakim Agung “Kuliahi” Bupati Karo

Hakim Agung diberi uis beka buluh (Andalas)

Hakim Agung Dr H Supandi SH MHum menyatakan, Tanah Karo dianugerahi alam yang indah dan cantik. Pemberian Yang Maha Kuasa ini patut disyukuri segenap masyarakatnya. Pemkab Karo diharapkan bekerja untuk kesejahteraan rakyat. Melayani masyarakat dengan pengabdian yang tulus akan mendatangkan berkah bagi daerah ini.

Daerah yang dikenal memiliki objek wisata menarik dan indah selain sebagai daerah pertanian ini, jika dikelola dengan baik akan mendatangkan kesejahteraan rakyat. Sehingga kesejahteraan rakyat itu tidak sekadar angan-angan saja tapi bisa diwujudnyatakan oleh pemimpinnya.

Hal itu disampaikan Hakim Agung Dr H Supandi, SH, Mhum saat berdialog dengan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Surbakti usai memberikan kuliah umum di kampus inovator Universitas Quality Berastagi. Di sisi lain, dia juga sangat mengapresiasi mahasiswa sebagai kelompok strategis dan kritis.

Sepanjang sesi tanya jawab tadi, saya melihat mahasiswa disini cukup kritis. Fungsi sosial kontrol sepanjang disampaikan secara elegan dan akademik, patut disyukuri. Bupati Kena Ukur Karo Jambi pada kesempatan tersebut menyerahkan “Uis Beka Buluh” salah satu kain adat Karo kepada Dr Supandi SH MHum sebagai tanda penghargaan kepada tamu yang datang di Kabupaten Karo, saat mengadakan kuliah umum di kampus Inovator Universitas Quality Berastagi, kemarin.

Kena Ukur Surbakti  didampingi  anggota DPRD SU, DR Layari Sinukaban dan Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe, Kuncoro SH MH, Rektor Universitas Quality Berastagi, Hasfin Hardi SE MSi, Dekan Fakultas Hukum, Benar Sinuraya, staf pengajar Roy Belanta Milala, SH serta segenap pengurus civitas akademika berlangsung penuh kekeluargaan pada pertemuan tersebut.

Dalam perbincangan, Kena Ukur Surbakti antara lain menyebutkan profil Kabupaten Karo dengan kondisi lahan yang subur dan iklim yang sejuk, geografis yang cocok untuk pengembangan  sektor pertanian dan  kepariwisataan yang merupakan prioritas utama pembangunan Kabupaten Karo.

Namun belakangan ini, khusus untuk budidaya tanaman jeruk yang sempat menjadi primadona masyarakat petani Kabupaten Karo merasa terpukul akibat serangan hama lalat buah yang mengakibatkan menurunnya secara signifikan produksi buah jeruk.

“Untuk menyelamatkan jeruk Tanah Karo yang sudah dikenal akan kualitasnya terbaik di Indonesia, Saya mencari upaya penanggulangan melalui pelepasan ribuan burung jalak yang diharapkan akan mampu mengatasi serangan hama lalat buah karena ternyata berbagai metode penanggulangan  baik melalui  penyemprotan ataupun sistem perekat hasilnya tidak begitu maksimal,” kata bupati.(Andalas)

Categories: Pendidikan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: