Home > Peristiwa > Cekcok di Ladang, Arifin Kacaribu Tewas Mengenaskan

Cekcok di Ladang, Arifin Kacaribu Tewas Mengenaskan

Ilustrasi pembunuhan (beritajakarta.com)

Hanya gara-gara adu mulut mengenai jalan yang ditanamnya jagung dan menimbulkan pembacokan sehingga mengakibatkan Modal Arifin Kacaribu (35) meregang nyawa akibat tikaman senjata tajam.

Warga Desa Sugihen Kecamatan Juhar Kabupaten Karo meninggal dunia, Minggu (30/9) sekira Jam 07.00 Wib di perladangan juma Taneh Mate, Desa Sugihen. Korban pun tidak dapat lagi diselamatkan karena mengalami luka di bagian dada kiri dan kanan serta tangan nyaris putus setelah senjata tajam milik D. Tarigan warga Desa Sukababo Kecamatan Juhar menusuknya.

Kejadian ini pun langsung dikabarkan Haren Kacaribu (13) anak korban kepada warga, karena pasca kejadian itu korban dan anaknya berada di ladang tersebut. Kontan saja warga langsung mendatangi lokasi kejadian itu, serta membawa korban ke Puskesmas terdekat.

Sedangkan D.Tarigan langssung melarikan diri usai kejadian. Selanjutnya kejadian ini langsung dilaporkan ke pada Polsek juhar, dan tak lama kemudian Kapolsek Juhar  AKP Gunawan Hery Sudarto,S.sos beserta anggotanya langsung olah TKP.

Menurut keterangan Haren, pada saat kejadian itu, mereka bersama ayahnya dan  Kerta (11) adiknya pergi keladang untuk menyemprot rumput jagung. “Karena untuk menuju ladang kami, terpaksa  melewati ladang pelaku. Sedangkan tanaman yang ditanam pelaku diladangnya itu jagung dan sudah melewati batas sampai ke jalan,” ujarnya.

“Jadi sewaktu kami berangkat keladang itu, kami menggunakan Pedati yang ditarik oleh lembu. Seketika sampainya kami di ladang, saya disuruh bapak untuk mengikatkan lembu di pohon kemiri,” lanjutnya.

Begitu seusai saya mengikatkan lembu itu saya dengar suara marah-marah dari D.Tarigan sembari mengatakan” kenapa kau lindas terus jagungku asal melewati jalan ini kata D.Tarigan kepada Bapakku “ saat kejadian itu  kata  Haren. Setelah itu D.Tarigan langsung mencabut senjata tajamnya yang diselipkannya dipinggangnya.
“Melihat itu, saya pun langsung melarikan diri ke rumah sambil memberitahukan kejadian itu kepada mamak,” ujar Haren, Rabu (3/10) sekira  jam 15.15 Wib didampingi  Rosmina Beru Bangun (28) saat memberikan keterangan di Mapolsek Juhar .

Mendengar adanya laporan itu warga pun bergegas mendatangi lakosi kejadian itu dan mendapati korban telah tewas di TKP. Rosmina Br Bangun mengharapkan agar pelaku dihukum seberat-beratnya. “Karena telah menghabisi nyawa suami saya dan mengakibatkan anak-anakku menjadi yatim,” ujarnya dengan tetesan air mata.

Berselang tiga hari pasca kejadian itu D.Tarigan  selaku pelaku penikaman terhadap Modal Kacaribu, Rabu (3/10) sekira jam 11.00 Wib ditangkap petugas di Simpang Tiga Mesjid Kabanjahe. Pelaku ditangkap saat akan melarikan diri ke Medan dan langsung di giring ke Mapolres Karo Untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Juhar AKP Gunawan Hery Sudarto S.sos, membenarkan telah tertangkapnya pelaku pembunuhan di Desa Sugihen yang terjadi pada, Minggu ( 30/9) lalu. Pelaku ditangkap, di Simpang Tiga Mesjid Kabanjahe Rabu (3/10) sekira jam 11.00 Wib dan langsung dibawa ke Maapolres Karo,” Ujar Gunawan.(Sumut Berita)

Categories: Peristiwa
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: