Home > Pariwisata > Media Pegang Ujung Tombak Pariwisata Karo

Media Pegang Ujung Tombak Pariwisata Karo

Rombongon wartawan Samosir mengikuti studi banding bersama Ketua PWI dan PHRI Kabupaten Karo yang diabadikan saat mengunjungi peternakan sapi PT Putra Indah Mandiri Sejahtera di Berastagi. (Andalas)

Peran media merupakan ujung tombak promosi pariwsata di Kabupaten Karo. Begitupun, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) juga lebih sangat berperan dalam membahas permasalahan hotel dan membantu eksplorasi objek wisata.

Demikian disampaikan Ketua PWI Dickson Pelawi yang juga Ketua PHRI Tanah Karo dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan unit Pemkab Samosir yang melakukan studi banding,  para pejabat pemerintah di Kabupaten Karo di Aula hotel Sinabung Internasional, Selasa (9/10).

Menurut Dickson, peran sinergis kedua organisasi (PWI dan PHRO Tanah Karo) dalam membangun Tanah Karo sebagai destinasi wisata sangatlah penting. Sebelumnya, kedatangan rombongan wartawan dari Pemkab Samosir yang berjumlah 26 jurnalis tersebut  disambut Ketua PWI Karo, Dairi dan Phakpak Barat, Dickson Pelawi, Justianus Purba dan Robert Tarigan, SH. PWI Karo juga didampingi Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tanah Karo, seperti Imam Ardy dan Edi Sofyan.

Dalam studi banding tersebut, para jurnalis juga mengunjungi kota wisata Berastagi  untuk melihat lebih dekat sistem organisasi kewartawanan yang tergabung di PWI Perwakilan Karo, Dairi dan Phakpak Barat, serta melihat potensi pariwisata, peternakan dan pertanian

Sedangkan dari Dinas pertanian Kabupaten Karo yang disampikan Munarta Ginting selaku Kabid Produksi menceritakan  tentang  ketahanan pangan Tanah Karo  yang berbasis serius energi dan  pemanfaatan topografi  sebagai  daerah produk tanaman .

Usai melakukan pemaparan dan berdialog, para rombongan yang dipandu Ketua PWI Karo langsung di bawa mengunjungi lokasi peternakan sapi milik PT Putra Indah Mandiri Sejahtera (PIM) yang terletak di Desa Jaranguda Kecamatan Merdeka, selanjutnya para rombongan mengunjungi objek wisata Gundaling, lokasi sayur kubis untuk komoditi ekspor ke luar negri, Deleng Kutu suatu daerah wisata yang baru di eksplorasi  terletak di Desa Gurusinga Kecamatan Berastagi dan terkhir para rombongan mengunjungi Desa budaya Lingga Kecamatan Simpang Empat, sebelum kembali ke Berastagi.

Kabag Humas Pemkab Samosir, Amon Sormin  sangat puas dengan apa  yang dilakukan organisasi  profesi yang ada di Kabupaten  Karo, bahkan katanya seluruh   rombongan merasa termotivasi   untuk ikut berparisipasi dalam membangun kepariwasataan Kabupaten Samosir seperti yang  dilakukan PWI  dan PHRI Kabupaten Karo.

Walau Samosir baru berkembang setelah pemekaran, sambung Amon Sormin, Bapak Bupati Samosir, Mangindar Simbolon bersama seluruh SKPD Pemkab Samosir terus berbenah mensejahterakan rakyatnya.

Menurutnya arah pengembangan destinasi pariwisata lingkungan adalah pariwisata berkelanjutan yaitu upaya terpadu dan terorganisasi untuk mengembangkan kualitas hidup melalui pengaturan, penyediaan pengembangan, pemanfaatan dan pemeliharaan sumber daya alam dan budaya secara ekologis sekaligus layak secara ekonomi juga adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat.(Andalas)

Advertisements
Categories: Pariwisata
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: