Home > Infrastruktur > Jalan Rusak Hambat Kelancaran Transportasi Masyarakat Namanteran

Jalan Rusak Hambat Kelancaran Transportasi Masyarakat Namanteran

Pengendara sepeda motor sambil membawa beban ekstra hati-hati melintasi jalan rusak, yang terdapat tonjolan batu-batu runcing. (Analisa/Didik Sastra)

NAMANTERAN: Masyarakat Desa Gungpinto Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo mendambakan perbaikan jalan sebagai sarana mempermudah transportasi mengeluarkan hasil pertanian dari desa itu untuk di jual ke kota.

Jalan desa yang rusak parah memperlambat kelancaran transportasi masyarakat, apalagi saat mengeluarkan hasil panen. Pecah ban karena batu-batu runcing bertabur di sepanjang jalan yang rusak juga menjadi ancaman serius.

Akses jalan yang rusak, selain menyulitkan masyarakat juga membuat jatuhnya harga komoditi hasil panen. Hal itu terjadi sebab para tengkulak hasil pengambil panen banyak menghadapi risiko saat masuki desa untuk membeli hasil pertanian masyarakat setempat.

“Selain pecah ban, muatan kendaraan tidak bisa maksimal takut tidak naik di tanjakan, ban cepat aus akibat sering terbentur bebatuan menyebabkan komponen ban seperti kawat putus, rem cepat aus dan lain-lain, kata Mawardi Sembiring (61) pada Analisa, Rabu (3/9).

Keinginan masyarakat menjual hasil pertaniannya ke kota tidak mungkin, karena tarnsportasi umum dari desa ini tidak ada, andaipun ada hanya roda dua. Hasil panen bisa mencapai ton tidak mungkin dapat diangkut dengan sepeda motor, katanya.

Karena itu, masyarakat di sini umumnya menjual hasil pertanian tidak ke kota melainkan kepada tengkulak-tengkulak yang datang ke Desa Gungpinto.

“Lima belas tahun akses jalan menuju Desa Gungpinto mengalami rusak parah namun ada kepedulian pemerintah memperbaikinya,” tutur Mawardi.

Jika diurut, sudah berapa kali Bupati Karo kali mengalami pergantian, tetapi nasib jalan yang rusak ini tidak kunjung diperbaiki. Padahal, akibat akses jalan menuju desa ini rusak, membuat masyarakat Desa Gungpinto yang jumlahnya 200 KK tepatnya berada di lereng Sinabung radius 5 Km semakin terisolir, tuturnya

“Untuk kemajuan dan perbaikan ekonomi masyarakat Desa Gungpinto, kami meminta Pemkab Karo memperbiki akses jalan desa kami yang rusak,” ujarnya.(Analisa)

Categories: Infrastruktur
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: