Home > Pariwisata > Danau Linting, Aset Wisata yang Belum Dimaksimalkan Pemerintah

Danau Linting, Aset Wisata yang Belum Dimaksimalkan Pemerintah

Panorama Danau Linting (akparmedan53.blogspot.com)

Panorama Danau Linting (akparmedan53.blogspot.com)

Mungkin selama ini bagi penduduk yang ada didaerah Sumatera Utara khususnya Medan dan sekitarnya hanya mengetahui tempat wisata hanya daerah Berastagi, Parapat, Tongging dan lainnya. Namun, didaerah Kabupaten Deli Serdang masih banyak ditemui abyek wisata yang tidak kalah saing dengan di tingkat nasional bahkan internasional.

Seperti obyek wisata di Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu sekitarnya, masih banyak objek wisata yang belum diketahui oleh banyak orang. Danau Linting 2Seperti halnya Danau Air Panas Linting, sungai yang airnya sangat sejuk ada dikaki bukit barisan, air terjun Tarunggang dan banyak lagi tempat wisata lainnya.

Saat ini seluruh lokasi wisata tersebut belum begitu mendapat perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Deli Serdang khusunya untuk mengelola tempat-tempat tersebut. Padahal, lokasi objek wisata tersebut dapat menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Deli Serdang dan mengurangi angka pengangguran bagi masyarakat disekitarnya jika dikembangkan lebih maksimal.

Sejumlah tokoh masyarakat disana saat ditemui akhir pekan lalu sangat berharap kedepannya pemerintah daerah Kabupaten Deli Serdang dapat memperhatikan obyek wisata yang kini mulai digandrungi banyak kalangan. Dimana, selain lokasi tersebut merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa yang seharusnya kita manfaatkan untuk kemakmuran masyarakat, keindahan dan panoramanya juga tak kalah saing dengan obyek wisata di negeri ini.

Selain obyek wisata Danau Linting, lokasi wisata jembatan gantung Luhung yang mulai digandrungi berbagai kalangan juga tak kalah saing.
Menurut cerita warga sekitar dan tokoh masyarakat di Kecamatan STM Hulu, jembatan gantung yang memiliki panjang 160 m dan kedalaman 160 meter ini telah ada sekitar tahun 1979. Jembatan yang menghubungkan antara Desa Durian Tinggung dan Tanjung Raja Kecamatan STM Hulu ini adalah satu-satunya jembatan lalu lintas baik untuk keperluan pertanian, dagang dan kebutuhan lainnya yang saat ini dalam proses pembuatan jembatan baru tidak jauh disebelahnya.

Jembatan yang dibawahnya mengalir aliran sungai buaya yang akan bermuara sampai sungai ular daerah Perbaungan, Kanupaten Serdang Bedagai. Bila nantinya jembatan yang akan dibangun tersebut selesai, akses menuju Kabupaten Tanah Karo, Simalungun bahkan ke Danau Toba dapat ditempuh melalui daerah ini yang nantinya dapat menghemat waktu dalam perjalanan.

Kita berharap kedepannya dengan pembangunan ini tentunya daerah yang sudah lama mendambakan pembangunan di daerah ini yang akan membuat pesatnya perkembangan guna mengikuti daerah-daerah lainnya yang ada di Kabupaten Deli Serdang ini. Kita sangat berterima kasih kepada pemerintah khususnya Pemkab Deli Serdang yang telah mulai memperhatikan daerah ini, ucap tokoh masyarakat Tiga Juhar, M Ginting. (Sumut Berita)

Categories: Pariwisata
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: