Home > tokoh > Dr Eva Marlina Ginting MSi Raih Gelar Doktor Kimia dengan Nilai “Sangat Memuaskan” di USU

Dr Eva Marlina Ginting MSi Raih Gelar Doktor Kimia dengan Nilai “Sangat Memuaskan” di USU

Promovendus Dr Eva Marlina Ginting didampingi suami Prof Ternala Barus mendapat ucapan selamat dari Rektor USU Prof Syahril Pasaribu didampingi Prof Nurdin Bukit dan dosen penguji di USU, Senin (22/9). (SIB)

Promovendus Dr Eva Marlina Ginting didampingi suami Prof Ternala Barus mendapat ucapan selamat dari Rektor USU Prof Syahril Pasaribu didampingi Prof Nurdin Bukit dan dosen penguji di USU, Senin (22/9). (SIB)

MEDAN: Promovendus Dr Eva Marlina Ginting MSi (47) dosen Unimed pangkat Lektor Kepala (IV-A) berhasil meraih gelar doktor (S3) ilmu kimia dengan nilai “sangat memuaskan” di USU, Senin (22/9) setelah mempertahankan disertasinya di hadapan penguji promosi doktor yang diketuai Rektor USU Prof Syahril Pasaribu  berjudul “Pengolahan dan karakterisasi abu boiler kelapa sawit dan abu sekam padi menjadi nano partikel sebagai bahan pengisi termoplastik HDPE”.

Sebagai promotor Prof Basuki Wirjosentono MS PhD (Guru besar Kimia Bidang Kimia Polimer FMIPA USU), Co-Promotor Prof Dr Nurdin Bukit MSi (Guru besar Fisika Bidang Fisika Teknologi Polimer FMIPA Unimed), Prof Dr Harry Agusnar MSc MPhil (Guru besar Kimia FMIPA USU dan penguji Prof Dr Thamrin MSc, Dr Hamonangan Nainggolan dan Prof Dr Yunanzar Manjang.

Dikatakan Eva, nano teknologi atau nano sains adalah ilmu pengetahuan dan teknologi pada skala nanometer, atau sepermiliar meter. Perkembangan zaman yang sangat pesat menghasilkan teknologi yang semakin tinggi. Dengan ditemukannya teknologi nano tanpa disadari kita sudah berada di depan revolusi iptek yang akan membawa dampak yang sangat berpengaruh dalam aspek kehidupan manusia.

Mengingat dahsyatnya dampak yang dihasilkan teknologi nano, maka diperlukan rekayasa material dapat dilakukan dalam ukuran skala nano, dari beberapa  penelitian menyebutkan bahwa pembuatan komposit dengan bahan pengisi berukuran nano dapat meningkatkan sifat sifat fisik maupun kimia  dari material tersebut.

Eva telah melakukan  rekayasa material dari bahan-bahan alam yang selama ini merupakan limbah dari industri pabrik kelapa sawit dan abu sekam padi yang merupakan produk samping yang melimpah dari hasil penggilingan padi dan selama ini hanya digunakan sebagai bahan bakar untuk pembakaran batu merah, pembakaran untuk memasak atau dibuang begitu saja. Penanganan sekam padi yang kurang tepat akan menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan.

Sekam padi saat ini telah dikembangkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan abu yang dikenal di dunia sebagai RHA (Rice Husk Ask). RHA merupakan salah satu bahan baku untuk menghasilkan silika dalam ukuran nano meter. Demikian juga halnya abu boiler cangkang kelapa sawit adalah abu yang telah mengalami proses penggilingan pada proses pembakaran cangkang dan serat buah pada suhu 500–700 oC pada dapur tungku boiler. Abu bakar kelapa sawit merupakan limbah agro akibat pembakaran residu minyak sawit pada industri pabrik kelapa sawit yang umumnya dibuang di lapangan terbuka, sehingga menciptakan masalah lingkungan dan kesehatan.

Ternyata dengan mengolah kedua bahan tersebut dalam ukuran nano dapat dijadikan sebagai bahan pengisi dan penguat pada nano komposit termoplastik. Seusai dibacakan hasil ujian, menyampaikan sambutan Prof Nurdin Bukit, Prof Basuki, Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dan Dr Eva Marlina Ginting. (SIB)

Categories: tokoh
  1. 24/09/2014 at 5:10 pm

    Mantappp Bik, lanjutkan……….

    Like

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: