Home > Sinabung > Jokowi-JK Diminta Peduli Erupsi Sinabung

Jokowi-JK Diminta Peduli Erupsi Sinabung

DPD RI melalui Sekjen Apindo, Laksamana Adiaksa menyerahkan bantuan ribuan masker kepada Plt Bupati Karo, Terkelin Brahmana didampingi Dan Satgas, Letkol Inf Asep Sukarna. (Andalas)

DPD RI melalui Sekjen Apindo, Laksamana Adiaksa menyerahkan bantuan ribuan masker kepada Plt Bupati Karo, Terkelin Brahmana didampingi Dan Satgas, Letkol Inf Asep Sukarna. (Andalas)

KABAN JAHE: Anggota DPD-RI asal Sumut, Rijal Sirait, Dedi Iskandar Batubara dan Parlindungan Purba, Minggu (12/10), mengunjungi posko utama penanganan erupsi Sinabung, di Jambur Pemkab Karo  komplek rumah dinas bupati Karo, Kabanjahe.

Plt Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Sekda dr Sabrina MARS, Dan Satgas Letkol Inf Asep Sukarna dan Ketua BPBD Karo Ir Subur Tambun MM dan sejumlah pejabat Setdakab Karo menerima kunjungan tersebut.

Atas nama DPD RI, kami mengharapkan agar Presiden RI terpilih, Jokowi-JK setelah pelantikan nanti memperlihatkan kepedulian dengan mengagendakan penanganan erupsi Sinabung dapat menjadi salah satu skala prioritas.

“Bahkan bila memungkinkan, Jokowi-JK setelah pelantikannya menjadi Presiden-Wakil Presiden RI dapat berkunjung ke Tanah Karo agar penanganan relokasi dan penanganan masyarakat pengungsi dapat lebih baik dari penanganan selama ini,”kata mereka.

Kondisi ini dilaporkan kepada Ketua DPD RI, Irman Gusman di Jakarta.”Kami juga mempertanyakan Menhut RI perihal surat pinjam pakai 450 hektar areal hutan produksi Siosar untuk lokasi pertanian warga tiga desa yang terkena relokasi,”tandas Rijal Sirait.

PLt Bupati Terkelin Brahmana dan Dan Satgas, Letkol Inf Asep Sukarna menyampaikan terima kasih atas perhatian dan waktu serta bantuan masker diberikan DPD RI dan pihak Lions Club Apindosu berkunjung ke posko utama erupsi Sinabung.

“Baik di masa-masa yang lalu mau pun di hari-hari mendatang. Kondisi Sinabung memang unik dan para pakarnya pun tidak dapat memprediksi, kapan erupsi berakhir. Selain itu, penanganan erupsi Sinabung juga lebih sulit dibandingkan dengan erupsi gunung lain,”katanya.

Disebabkan, padat pemukiman warga yang menyatu dengan areal pertanian berada di kaki gunung yang sampai saat ini di radius 3 km berstatus zona merah dan telah dibuat peringatan dilarang masuk dan berbahaya. Sedangkan gunung-gunung lainnya, di lokasi kaki gunung hanya tempat bertani warganya. Bukan tempat pemukiman sebagaimana di kaki gunung Sinabung.

“Karenanya, pihak DPD RI diharapkan membantu menyelesaikan surat permohonan ijin pakai 450 ha lokasi hutan produksi Siosar untuk lokasi pertanian warga yang direlokasi dimohon Pemkab Karo melalui Gubsu dapat didukung,”ujar Brahmana dan Sukarna. (Andalas)

Advertisements
Categories: Sinabung
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: