Home > Sinabung > Lahan Relokasi Pengungsi Sinabung Ditambah 200 Hektare

Lahan Relokasi Pengungsi Sinabung Ditambah 200 Hektare

Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Sekdakab Saberina dan Kepala BPBD Syukur Tambun wawancara di pendopo rumah bupati Jalan Veteran Kabanjahe, Senin (13/10). (Analisa)

Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Sekdakab Saberina dan Kepala BPBD Syukur Tambun wawancara di pendopo rumah bupati Jalan Veteran Kabanjahe, Senin (13/10). (Analisa)

KABAN JAHE: Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengatakan, lahan relokasi pengungsi Sinabung bagi warga di tiga desa akan ditambah menjadi 200 hektare.

Warga di tiga desa wajib direlokasi yakni Sukameriah 150 KK (491 jiwa), Bekerah 103 KK (331 jiwa), Simacem 131 KK (450 jiwa) akan segera direlokasi ke lahan tersedia Seosar Kecamatan Merek.

“Lahan relokasi 250 hektare akan ditambah 200 hektar. Total luas lahan 450 hektare,” kata Gubsu Gatot Pujo Nugroho di Karo, Senin (13/10).

Terkait relokasi pembangunan pemukiman seluas 30 hektara dengan lokasi lahan kawasan agropolitan Bukit Barisan Siosar Kecamatan Merek, sifatnya hak milik. Sedangkan lahan pertanian bersifat pinjam pakai. Ini merupakan komitmen hasil kesepakatan semua pihak.

“420 hektar direncanakan untuk lahan pertanian diberikan bersifat pinjam. Memang sudah di agendakan. Walau demikian kita lihat saja nanti memungkinkan kebijakan tersebut bisa berubah menurut keadaan,” jelasnya.

Rencana relokasi pemukiman warga Desa Sukameriah, Simacem, Bekerah jumlah 385 kepala keluarga ditetapkan menggunakan lahan kawasan agropolitan. “Ini kesepakatan kita bersama,” tambah Sekdakab Saberina.

Untuk pemukiman warga di tiga desa wajib direlokasi. Rumah pemukiman bersertifikat tipe 36 luas 200 meter persegi dan diberikan gratis. Surat sertifikat langsung di keluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Proses relokasi lahan harus ikuti prosedur agar kedepan tidak ada permasalahan di belakang hari. “Kita upayakan semaksimal mungkin relokasi lahan rampung secepatnya. Untuk pembagian lahan ke pengungsi juga akan dibagi secara merata tanpa ada perbedaan,” kata Gatot.

Selain berkunjung untuk memastikan relokasi lahan pengungsi, Gubsu juga memberikan bantuan 80 ton beras, 30.000 masker, 200 paket lauk pauk, 500 botol obat tetes mata. Ia menjanjikan akan memberikan uang Rp400 juta ke pengungsi, ungkap Sekdakab Saberina.

Pantauan wartawan selepas menyalurkan bantuan, Gubsu meninjau pos pemantau gunung api PVMBG di Desa Ndokum Seroga Kecamatan Simpang Empat dan dari situ ia kembali ke Medan. (Analisa)

Categories: Sinabung
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: