Home > Sinabung > Populasi Ternak di Karo Turun 60% Sejak Erupsi Sinabung

Populasi Ternak di Karo Turun 60% Sejak Erupsi Sinabung

Warga hendak mengevakuasi hewan ternak saat Gunung Sinabung kembali erupsi di Desa Berastepu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (4/1/2014). (Tribun Medan)

Warga hendak mengevakuasi hewan ternak saat Gunung Sinabung kembali erupsi di Desa Berastepu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (4/1/2014). (Tribun Medan)

KABAN JAHE: Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Karo mencatat semenjak terjadi erupsi Gunung Sinabung, September 2013 hingga Oktober 2014 telah terjadi penurunan populasi ternak sapi, kerbau dan kambing.

Penurunan itu mencapai 60% dari jumlah ternak tahun 2013. Untuk ternak sapi misalnya tahun 2013 populasinya mencapai 440 ekor tapi sekarang tinggal 178 ekor. Kemudian kerbau dari 135 ekor menjadi 23 ekor dan kambing dari 718 ekor menjadi 119 ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Karo Metehsa Karokaro di dampingi Kabid Kesehatan Peternakan drh Makmur P Ginting ketika di temui MedanBisnis, Rabu, (22/10) di ruangan kerjanya membenarkan, jika saat ini terjadi penurunan jumlah ternak penduduk di Kabupaten karo.

Penurunan itu kata dia, akibat kurangnya perawatan yang dilakukan pemilik ternak selama pengungsian. Sehingga mereka terpaksa menjualnya. “Sebab, kalau mereka bertahan memeliharanya mau dikasih pakan apa? Rumput yang selama ini menjadi pakan hijauan ternak-ternak itu sudah mengandungracun atau zat berbahaya karena tertutupi debu vulkanik erupsi berlangsung. Jadi, peternak terpaksa menjualnya,” kata Metehsa.

Metehsa menambahkan pihaknya telah berupaya memberikan bantuan kepada para pemilik ternak lewat suntikan vitamin, dan pakan tambahan pengganti rumput untuk sebanyak 25 ton.

“Dan, untuk tahun ini lewat Bupati Karo kami juga sudah mengajukan pakan tambahan ini sebanyak 20 ton ke Menteri Pertanian di Jakarta,” ungkap Metehsa.
Metehsa juga mengatakan, agar populasi ternak sapi, kerbau, dan kambing tidak habis, pihaknya lewat kelompok-kelompok tani, mengajukan bantuan agar mereka bisa mendapatkan bantuan ternak kembali.

“Dan, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Sumut salah satu kelompok kita menerima bantuan sapi sebanyak 15 ekor. Ke depan bantuan ini kami harapkan tetap ada,” ujarnya. (Medan Bisnis)

Advertisements
Categories: Sinabung
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: