Home > Sinabung > LPM Dinamika IAIN Gelar Pelatihan Jurnalisme Bencana di Berastagi

LPM Dinamika IAIN Gelar Pelatihan Jurnalisme Bencana di Berastagi

Ilustrasi (satuharapan.com)

Ilustrasi (satuharapan.com)

BERASTAGI: Sebanyak 28 peserta berpartisipasi mengikuti pelatihan nasional tentang Jurnalisme Bencana, yang digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika IAIN SU. Kegiatan digelar di “Orange City”, Brastagi Kabupaten Karo, sejak 16 sampai 19 Oktober 2014.

Peserta adalah jurnalis mahasiswa dari berbagai daerah, seperti Detak Unsyiah Banda Aceh, LPM Suara Al-Muslim Bireun, Teropong UMSU, Media Pijar USU, Kreatif Unimed, Bom ITM, LPM Genta dan Ganto dari Padang, UKPM Teknokra dan LPM Pilar dari Universitas Lampung, Aktivita dari STAIN Pamekasan Madura, Wartadinus Semarang, Identitas Unhas Makassar, relawan ApePeBe, dan LPM Dinamika IAIN SU.

Kegiatan ini rangkaian dari ulang tahun ke 21 LPM Dinamika IAIN Sumut. “Nantinya akan ada reportase lapangan langsung terjun ke posko pengungsian, dan melihat gunung dari Bukit Gundaling,” kata Ketua Panitia Edo Putra.

Dikatakan, kegiatan ini adalah bentuk rasa kepedulian terhadap korban bencana. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan bisa dilaksanakan sebaik mungkin, dan menjadi pembuka pintu mata publik bahwa pengungsi Sinabung memerlukan perhatian.

“Sebagai jurnalis, tentu kita berkewajiban menginformasikan sejujurnya apa yang terjadi saat bencana. Tidak hanya itu, peserta nantinya akan dilatih bagaimana tidak gegabah dalam mengambil berita bencana.” Ungkap Edo.

Acara dibuka di Aula Pusbinsa kampus 2 IAIN SU. Acara ini dihadiri perwakilan Pemkot Medan, yakni Kadis Kominfo Kota Medan, Drs. Darussalam Pohan, MAP sebagai perwakilan Walikota Medan.

Apresiasi

Walikota mengapresiasi kegiatan jurnalisme bencana ini karena menurutnya ini adalah satu kegiatan mahasiswa yang baik.

Pembina LPM Dinamika IAIN SU, Syukri Albani mengatakan, kegiatan ini bermanfaat bagi pers mahasiswa agar mempuyai kapasitas yang baik. Sebagai pemberi informasi, jurnalis bisa memilih kemana ia akan melangkah. Bisa jadi akan ke surga karena pemberitaan yang faktual, bisa jadi ke neraka karena berita kebohongan.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor I IAIN SU, Prof Dr Hasan Asari, MA. Dia mengingatkan bahwa pers mahasiswa tidak bisa dikatakan tidak penting. Kehadirannya dibutuhkan untuk perpanjangan tangan birokrasi kepada mahasiswa dalam hal informasi. (Analisa)

Categories: Sinabung
  1. 27/10/2014 at 10:58 am

    bentuk rasa kepedulian terhadap korban bencana.

    Like

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: