Archive

Archive for the ‘hukum’ Category

Kapolres Klaim Serius Menindak Perjudian di Tanah Karo

AKBP Victor Togi Tambunan. (Tribun)

AKBP Victor Togi Tambunan. (Tribun)

KABAN JAHE: Polres Tanah Karo komit melakukan penindakan segala bentuk tindak  kejahatan penyakit masyarakat dengan skala prioritas  utama pemberantasan judi dan narkoba.

Demikian disampaikan Kapolres Tanah Karo AKBP Victor Togi Tambunan SH SIK didampingi Wakapolres Kompol A Sinurat,  Kasat Reskrim AKP Martua Manik, Kanit Judi Sila Ipda Irwan V Barus, Kanit Resum Aiptu Bastanta Tarigan dan sejumlah perwira, Rabu (22/10) di sela-sela pemaparan  kasus di ruang data dan eksekutif Polres Tanah Karo.

Menurutnya sebagai wujud keseriusan  seminggu terakhir ini tim Reskrim Polres Tanah Karo telah melakukan penangkapan kasus judi di berbagai wilayah hukum di jajaran Polres Karo.

Ia memaparkan penangkapan judi itu yakni, Selasa (21/10) sekira pukul 22:00 WIB, tim Sat Reskrim Polres Tanah Karo  meringkus pemain judi dadu kopiok sebanyak empat orang di Desa  Negeri Jahe Kecamatan Kuta Buluh. Mereka masing-masing  berinisial DP (31), JAS (34),  IG (24) dan KK (47), kesemuanya warga Desa Negeri Jahe Kecamatan Kutabuluh.

Dari penggerebekan itu  polisi menyita  barang bukti berupa uang 600 ribu berikut peralatan dadu dan para pelaku tersebut kini  sedang menjalani pemeriksaan di ruang unit judi sila Polres Karo.

Sebelumnya, Jumat (17/10), seorang pelaku judi dadu kopyok berinisial KS (34) warga Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat diamankan di Desa Lingga. Saat penggerebekan lokasi judi,  polisi sempat mendapat  rintangan  untuk meringkus para pemain judi  karena beberapa warga menghalanginya dan  membentangkan kayu di jalan menuju lokasi judi itu. Akibat halangan dari warga itu, banyak pemain judi yang berhasil lolos sergapan petugas, dan hanya satu orang yang berhasil diamankan atas tersangka KS.

”Polisi menyita uang tunai sebesar Rp 197 ribu berikut peralatan judi dadu kopyok,” ujar Tambunan.

Selanjutnya, pada hari yang sama, sekira pukul 01.00 WIB,  di  Desa Sada Perarih, salah satu warung kopi  desa itu, petugas   mengamankan tiga orang pemain judi kopyok, yakni  SS (43), FB (32) dan SB (23) ketiganya warga desa setempat.

“Saat dilakukan penggerebekan  bandar  dan sejumlah pemain  berhasil kabur. Namun dari lokasi itu turut diamankan barang bukti  berupa uang sebesar Rp 400 ribu berikut peralatan judi dadu kopyok,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, masalah narkoba, seminggu terakhir ini ada satu kasus masih pendalaman.

“Setiap penanganan kasus pelanggaran, kita tidak pernah main-main, apa lagi yang menyangkut ketentraman bagi warga tetap serius,” pungkasnya. (SIB)

Advertisements
Categories: hukum

Transaksi Narkoba di Hotel, Pria Asal Medan Diringkus di Berastagi

Tersangka MU saat menujukkan barang bukti dua paket sabu-sabu diapit personil Polsekta Berastagi. (SIB)

Tersangka MU saat menujukkan barang bukti dua paket sabu-sabu diapit personil Polsekta Berastagi. (SIB)

BERASTAGI: Polsekta Berastagi meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu dan ganja, pria asal Medan berinisial MU alias Komar alias Embek (31) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Sentosa Lama, Kecamatan Medan Perjuangan, Medan dari salah satu hotel kelas melati Losmen Merpati Berastagi, Minggu (12/10).

Penangkapan tersangka berawal  informasi telah dua hari menginap di losmen tersebut dan kerap melakukan transaksi jual beli sabu dan ganja dari dalam kamar. Kerapnya seorang pria keluar masuk kamar tersebut menimbulkan kecurigaan warga dan akhirnya melaporkan hal itu ke polisi.

Dari informasi itu, polisi melakukan pengintaian dan menggerebek kamar losmen dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. Dari dalam kamar ditemukan sejumlah barang bukti sabu-sabu dan ganja.

Dari hasil pemeriksaan di Mapolsekta Berastagi, polisi turut mengamankan barang bukti yang disita dari kamar losmen di Jalan Trimurti Berastagi berupa 1 paket besar dan tiga paket kecil sabu-sabu, uang tunai Rp 415 ribu, 1 amp besar ganja, 3 buah mancis, dan bong alat hisap sabu.

Kapolsekta Berastagi melalui Kanit Reskrim Ipda A. Nainggolan kepada wartawan, Senin di ruang kerjanya (13/10) membenarkan penangkapan pengedar narkoba. “Tersangka saat ini sudah dijebloskan ke sel tahanan. Tersangka melanggar pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) dan (2) ayat a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara,” ujarnya. (SIB)

Categories: hukum

Abang Beradik Tikam Satu Keluarga di Kuta Pengkih, Seorang Tewas

Kapolsek Mardingding, AKP JM Tarigan (kiri) dan Kanit Reskrim Aiptu Solo Bangun mengapit JS dan ST pembunuhan di Kuta Kendit, Karo. (SIB)

Kapolsek Mardingding, AKP JM Tarigan (kiri) dan Kanit Reskrim Aiptu Solo Bangun mengapit JS dan ST pembunuhan di Kuta Kendit, Karo. (SIB)

MARDINGDING: Abang beradik ST (30) dan JT (34) membacok Bujur Purba (45) hingga tewas mengenaskan di perladangan Lau Mbelin, Dusun Kuta Kendit Desa Kuta Pengkih Kec Mardinding Karo, Kamis (2/10), sedangkan istri korban Minar br Tambunan (40) dan anak-anaknya Fatimah Sadyah br Purba (23), Midun Purba (26) mengalami luka parah.

Kapolsek Mardingding, AKP JM Tarigan  didampingi  Kanit Reskrim Aiptu Solo Bangun ketika dikonfirmasi SIB, Jumat (3/10) di Mapolsek Mardingding Lau Baleng menyebutkan Bujur Purba dibacok hingga tewas oleh tersangka ST dan JT penduduk Desa Kuta Kendit.  Sedangkan istri korban  Minar br Tambunan mengalami luka bekas pukulan di bagian kening. Midun Purba mengalami memar di bahu sebelah kiri dan Fatimah Sadyah br Purba terkena tusukan benda tajam di bagian dada sebelah kiri dan kini dirawat di RSU Adam Malik Medan.

Menurut Kapolsek motif kejadian tersebut karena dendam. Sesuai dengan hasil pemeriksaan, ST dan Bujur Purba mempunyai hubungan kontrak kerja bercocok tanam cabe. Entah kenapa belakangan keduanya terjadi perselisihan hingga ST melampiaskan dendamnya dengan menghajar korban  dan keluarganya. Kedua tersangka sudah diamankan untuk proses hukum selanjutnya kata Tarigan. (SIB)

Categories: hukum

Pencuri Kereta Rasgim Ginting Babak Belur Dihajar Warga

Kapolsek Pancur Batu Kompol Darwin Sitepu (Analisa)

Kapolsek Pancur Batu Kompol Darwin Sitepu (Analisa)

PANCUR BATU: Seorang tersangka pencuri sepeda motor (curanmor) babak belur dihakimi massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor milik Rasgim Ginting (37), warga Jalan Ali Parinduri dusun V, Desa Lama, Pancur Batu, Minggu (28/9) dinihari.

Tersangka diselamatkan petugas Polantas Pancur batu dan untuk perawatan dibawa ke rumah sakit.

Keterangan diperoleh, kronologi kejadian, korban memarkirkan sepeda motornya Honda Supra X di depan warnet dalam keadaan terkunci. Sewaktu hendak pergi sepedamotornya tidak ada di tempat lagi. Atas informasi warga, korban mengetahui yang menggeser sepedamotornya saat diparkir pria tidak dikenal.

Penggemar warnet ramai-ramai mengejar pria yang mendorong sepedamotor korban di Jalan Jamin Gintings dan ditangkap mereka serta dihajar hingga babak belur dan terkapar bersimbah darah.

Tersangka selamat setelah sejumlah petugas Polsek Pancur Batu dan Polantas tiba di tempat kejadian.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Darwin Sitepu ketika dikonfirmasi menyatakan, seorang pria tidak dikenal dihajar massa diduga hendak mencuri sepedamotor di warnet Desa Lama Pancur Batu. (Analisa)

Categories: hukum

Duh, Ada Ladang Ganja di Namanteran

Tersangka MS (tengah) memperlihatkan ganja miliknya yang ditanam di ladang milik orang lain. (SIB)

Tersangka MS (tengah) memperlihatkan ganja miliknya yang ditanam di ladang milik orang lain. (SIB)

KABANJAHE: Polres Tanah Karo menemukan ladang ganja di perladangan Lau Ketik, Desa Sukanalu Teran, Kecamatan Namanteran, Jumat (26/9)  dan mengamankan barang bukti 31 batang ganja.

Penemuan itu atas informasi dari masyarakat yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan di lokasi dan mengerahkan puluhan personil dari Satuan Serse dan Narkoba.

“Dari hasil pengembangan  di lapangan pemilik barang haram itu berinisial MS (33) warga desa tersebut. Puluhan batang ganja itu setinggi 1 hingga 2 meter  berumur 8 bulan dan diperkirakan sudah dipanen sebelumnya,” ujar Kasat Narkoba AKP Syarifuddin Lubis di ruang kerjanya, Jumat (26/9).

Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan dan pengembangan, ternyata MS  saat ini berstatus sebagai tahanan  kasus judi. MS   mengakui   ganja yang ditemukan tersebut adalah miliknya. “Saat diinterogasi tersangka MS  mengakui bahwa ganja itu miliknya,” ungkapnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan MS saat  menulis judi Togel di satu warung kopi  Desa Aek Popo, Kecamatan Merek, Kamis (11/9) lalu, bersama  dua tersangka lainnya dengan kasus yang sama. Dari MS disita uang Rp 200 ribu, kupon dan rekapan Togel.

Lebih lanjut dikatakan,  pihaknya  terus melakukan pengembangan terkait penemuan ladang ganja tersebut.

Sementara, MS di ruang Sat Narkoba mengakui 31 batang ganja itu miliknya “Saya menanam ganja itu di ladang milik orang lain dan belum pernah memanen ganja itu.  Saya rasa ganja itu sudah banyak yang dicuri orang. Ratusan batang ganja masih ada di ladang itu,” ujar tersangka MS. (SIB)

Categories: hukum

Pelaku Pencabulan Melarikan Diri dari Mapolres Karo

Ilustrasi (galleryhip.com)

Ilustrasi (galleryhip.com)

KABANJAHE: Pelaku pencabulan ter­hadap anak di bawah umur, SS (46), warga Patumbak Ka­bupaten Deliserdang mela­rikan diri dari ruang Min Serse Polres  Karo, Sabtu (20/9).

Menurut informasi, Rabu (24/9), tersangka melarikan diri karena penjagaan di ruang Min Serse sepi. Hal itu terjadi ketika pertukaran giliran pi­ket.

Tersangka  diketahui mela­rikan diri oleh  petugas, Sabtu (20/9) pagi setelah melihat kaca nako kantor Min Serse  terbuka. Pelaku yang dalam kondisi babak belur dihajar massa, diserahkan  keluarga korban ke Mapolres Tanah Ka­ro, Jumat (19/9)  untuk di­proses hukum.

Kapolres Tanah Karo mela­lui Kasat Reskrim  AKP. Mar­tua Manik di ruang  kerjanya kepada wartawan, Selasa (23/9), mengakui pelaku melari­kan diri dari ruang kantor Min Serse. “Pelaku diserahkan masya­rakat dengan tuduhan  mela­kukan pencabulan terhadap korban di bawah umur,” ung­kapnya.

Menurutnya, pelaku belum diperiksa secara hukum. Ter­lebih keadaan tubuhnya saat diserahkan dalam kondisi memprihatinkan serta kakinya pincang.

“Dengan demikian, pihak petugas yang sedang piket malam itu kasihan melihat kondisi pelaku diberikan seli­mut dan disuruh tidur di ruang Min Serse,” kata Manik.

Kasat mengatakan, setelah penyerahan tersangka. Kor­bannya di­bawa ke rumah sakit guna di­vi­sum. Setelah itu, korban didam­pingi orang tuanya membuat laporan pengaduan (LP)  ke SPK Polres Karo.

Ketika dipertanyakan upa­ya dan sanksi  apa yang dibe­rikan terhadap petugas piket pada malam kejadian itu,  Ma­nik mengatakan, empat petugas piket diperiksa  provost Polres Karo sebagai hu­kuman disiplin. “Jika  nanti­nya ditemukan unsur pidana­nya, proses hukum kembali kepada kita, walaupun mereka berem­pat polisi,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya terus melakukan pencarian dan pe­ngejaran terhadap tersangka. (Analisa)

Categories: hukum

Satnarkoba Kembangkan Kasus 15 Paket Sabu di Berastagi

Ilustrasi (sr28jambinews.com)

Ilustrasi (sr28jambinews.com)

KABAN JAHE: Kasus penyitaan 15 paket sabu milik tersangka AS (30), warga Jalan Pembangunan Gang Merek, Berastagi masih dalam pengembangan Satuan Narkoba Polres Karo.

Penangkapan tersangka, Sabtu (20/9) di Berastagi dan diidentifikasi memiliki jaringan. Pengembangan kasusnya hingga saat ini belum di temukan titik terang.

Barang bukti 5 paket sabu seberat 0,55 gram sudah terpakai, serta 10 paket belum terpakai kini diamankan di gudang penyimpanan Mapolres Karo, kata Kabag Humas AKP Sayuti Malik saat ditemui Analisa, Senin (22/9).

Menurutnya, tersangka merupakan jaringan narkoba antardaerah. Untuk mengungkap jaringannya perlu waktu dan masih dalam pendalaman Satnarkoba Polres Karo.

Penyelidikan dan pengintaian orang-orang yang mungkin terlibat dengan tersangka dalam melakukan bisnis terlarang ini akan terus dilakukan hingga terungkap bandar pemasok sabu ke wilayah hukum Polres Tanah Karo,” ujarnya.

Bekerjasama dengan masyarakat dan BBN, Polres Karo akan semaksimal mungkin meretas peredaran narkotika sampai ke akar-akarnya. (Analisa)

Categories: hukum