Archive

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

PGRI Karo Tolak Muatan Pelajaran Seks kepada Pelajar

Ilustrasi (Lintas.me)

Ilustrasi (Lintas.me)

KABAN JAHE: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karo menolak pelajaran di kurikulum 2013 yang diterbitkan Kemendikbud terkait pacaran sehat. Buku pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (Penjaskes) untuk SMA/SMK kelas XI kurikulum 2013 yang diterbitkan Kemendikbud 2014 memuat pelajaran seks, mendapat protes keras PGRI Karo.

Karena dinilai pelajaran pacaran sehat atau seks termuat dalam materi cenderung tidak senonoh, dan gambar ilustrasi remaja dengan berpakaian menyimbolkan agama sungguh mencederai budaya kearifan lokal.

“Kita menolak tegas pendistribusian buku pelajaran kurikulum 2013 itu masuk di Karo,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karo, Drs Saroha Ginting MM, Rabu (22/10)

Dia mengungkapkan, secara pribadi tidak setuju pelajaran itu diajarkan kepada pelajar. Isi buku tidak mnganjurkan pacaran, karena maksudnya tidak demikian tetap menjadi masalah.

Guru diharap proaktif mengupas pelajaran terkait pacaran sehat kelas XI tingkat SMA itu, dan kurang tepat untuk dilaksanakan dini. Terkait pelajaran pacaran sehat yang termuat di halaman 128-129 diterbitkan Kemendikud 2014 terlampir pada kurikulum 2013 dianggap tidak edukatif.

“Pemuatan pelajaran seks kepada pelajar secara tidak langsung, berarti telah melegalkan dan menganjurkan pacaran kepada pelajar. Karenannya, sebagai guru saya keberatan karena ada konten yang menyebutkan, perbuatan seks bebas merugikan, terutama pada pihak wanita,” kata Imlek Sebayang mewakili PGRI Karo. (Analisa)

Advertisements
Categories: Pendidikan

Kecewa Kebijakan Kampus, Mahasiswa Universitas Quality Berastagi Unjuk Rasa

 Mahasiswa Universitas Quality Berastagi saat berorasi menuntut penghapusan denda yang dianggap memberatkan mahasiswa. (Andalas)

Mahasiswa Universitas Quality Berastagi saat berorasi menuntut penghapusan denda yang dianggap memberatkan mahasiswa. (Andalas)

BERASTAGI: Puluhan mahasiswa Universitas Quality (UQ) Berastagi, menggelar aksi unjukrasa di kampus tersebut, Selasa kemarin. Dalam aksinya, massa menuntut penghapusan kebijakan denda yang ditetapkan Universitas dan dianggap memberatkan.

Dalam aksinya, massa menuntut agar kebijakan yang tertuang dalam SK rektor UQ No. 2591/SK-U /XII/2012 tentang keterlambatan uang kuliah yang didenda Rp 100.000/hari segera dihapuskan,

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UQ Berto Adnan Julheri Tarigan mengatakan, pihak UQ telah melakukan pembohongan publik. Pasalnya, fasilitas yang dijanjikan tidak sesuai dengan kenyataan.

Selain itu, mahasiswa juga mengecam kedisplinan para dosen yang jarang hadir memberi mata kuliah. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan kedisplinan mahasiswa yang rajin hadir.

“Denda itu merupakan keputusan sepihak rektorat, tanpa musyawarah bersama mahasiswa. Ini dianggap menentang ideologi negara yakni, Pancasila,” kata Tarigan.

Aksi demo tersebut, berlangsung tertib. Sejumlah mahasiswa membawa selebaran berisikan tuntutan mereka. Selain itu, para mahasiswa juga melakukan pembakaran ban di depan Kantor Pusat Pelayanan Informasi (PPI) Universitas Quality, dan memblokir akses masuk ke kampus. (Medan Bisnis)

Categories: Pendidikan

Sidak ke SMKN 1 Kabanjahe, Bupati Kecewa Ruang Kelas Jorok

Plt Bupati Karo Terkelin Brahmana kecewa dan marah kepada pihak SMKN1 Kabanjahe saat sidak ke sekolah itu, Selasa (7/10). (SIB)

Plt Bupati Karo Terkelin Brahmana kecewa dan marah kepada pihak SMKN1 Kabanjahe saat sidak ke sekolah itu, Selasa (7/10). (SIB)

KABAN JAHE: Terkait  unjuk rasa siswa SMKN 1 Kabanjahe baru-baru ini soal berbagai kutipan yang tidak transparan, Plt Bupati Karo Terkelin Brahmana Inspeksi mendadak (Sidak) ke sekolah itu, Selasa (7/10). Dalam sidak itu, bupati kecewa dengan informasi yang diperoleh dari para siswa apalagi menemukan ruang kelas dan lainnya dalam keadaan jorok.

Bupati menyesalkan kondisi sekolah yang kurang bersih dan kepada pihak sekolah diminta agar semua kutipan jelas dan peruntukannya transparan. Komite Sekolah diharapkan jangan dijadikan tameng. Sedangkan penggunaan anggaran seperti BOS, OSIS yang dikutip Rp40.000/bulan/siswa tak jelas peruntukannya.

“Pengutipan ini dinilai tidak transparan. Baik penggunaannya dan pertanggungjawabannya. Laporan Komite Sekolah hanya dijadikan sekolah sebagai tameng. Komite Sekolah juga tidak hadir dalam sidak ini. Ini besar dugaan penggunaan BOS dan OSIS rekayasa saja,” kata Terkelin  didampingi Asisten I K Terkelin Purba, Kadis Pendidikan  Saroha Ginting, Kadis Kominfo dan PDE Karo Kenan Ginting, Plt BKD Benyamin Sukatendel.

Kepala SMKN1 Kabanjahe Andrian Barus yang sebelumnya dikonfirmasi terkait tuduhan para siswa tersebut membantahnya,  baik dugaan penggelapan dana BOS, OSIS dan lainnya. “Itu tidak benar,” ujar Barus seraya menghadirkan bendahara sekolah saat dikonfirmasi. (SIB)

Categories: Pendidikan

Disdik Karo Larang Sekolah Lakukan Pungli Surat Hasil Ujian

Ilustrasi (SIB)

Ilustrasi (SIB)

KABAN JAHE: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Saroha Ginting SPd menegaskan, pengutipan dilakukan  pihak sekolah kepeda pelajar  terkait pengambilan surat hasil ujian (SKHU), dan lembar kerja siswa (LKS)   tidak dibenarkan.

Merujuk petunjuk teknis belajar mengajar,  LKS hanya buku bantuan pendukung, jadi tidak wajib diadakan kepada pelajar. Karena buku paket pendukung proses belajar sudah ada, dan buku itu dibagikan kepada  pelajar dan guru secara gratis dengan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Pengambilan surat keterangan hasil ujian bersifat sementara dari sekolah, para pelajar seharusnya tidak dibebani biaya, karena sekolah bisa menganggarkan dari Bos, kata Saroha Ginting kepada wartawan, Kamis (2/10).

Peristiwa demontrasi pelajar SMPN I Tiga Panah menolak pihak sekolah membebani pelajar Rp150 ribu untuk  buku LKS hal wajar.  Pengutipan SKHU kepada setiap pelajar juga tidak dibenarkan karena  bisa di biayai dari Bos, ujarnya.

Terkait pengutipan LKS dan SKHU,  Saroha mengatakan, pihaknya sudah memanggil kepala sekolah bersangkutan  dan surat peringatan juga sudah diberikan.  “Secara prosedur sanksi normatif telah diberikan pada kepala sekolah yang diduga melakukan pengutipan kepada pelajar,” katanya.

Kepala Sekolah SMPN I Tiga Panah, Ralim Tarigan saat dipanggil memberikan surat bantahan, dan menentang isu pengutipan SKHU yang dilakukannya.

Mengenai penjualan LKS, menurut kepala sekolah, sebelumnya telah dimusyawarahkan kepada orangtua pelajar.

Dugaan penyelewengan dana Bos dilakukan Ralim Tarigan Basri Ketaren, menurut orangtua siswa, seharusnya orangtua dan komite sekolah  berhak mendapatkan laporan rancangan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS)  sebelum digunakan, karena itu termasuk informasi wajib diketahui publik.

Ketertutupan informasi dari pihak sekolah kepada orangtua siswa membuka peluang korupsi. Kurang transparan pihak sekolah masalah dana, menyebabkan terjadi pungutan yang sering kali memberatkan orangtua.

Anggaran pendidikan  untuk SD dan SMP 20 persen dianggarkan pemerintah pusat dari APBN tersalur ke daerah, khusus sekolah-sekolah berbentuk dana BOS. Jadi kegiatan operasional sekolah baik pengadaan buku siswa sudah tertangani. Sebab itu, pengutipan tidak perlu diberlakukan, kata Saroha. (Analisa)

Categories: Pendidikan

325 Pelajar Korban Erupsi Sinabung Terima Beasiswa PT Inalum

Deputi General Manager PT Inalum, Djoko Laksono bersama Kadis Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Saroha Ginting, Manajer Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Arfan Iqbal Harahap dan unsur pemerintah foto bersama 9 dari 325 pelajar yang menerima beasiswa dari PT Inalum. (Medan Bisnis)

Deputi General Manager PT Inalum, Djoko Laksono bersama Kadis Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Saroha Ginting, Manajer Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Arfan Iqbal Harahap dan unsur pemerintah foto bersama 9 dari 325 pelajar yang menerima beasiswa dari PT Inalum. (Medan Bisnis)

KABAN JAHE: Sebanyak 325 pelajar di Kabupaten Karo menerima beasiswa dari PT Inalum (Persero). Penyerahan beasiswa berlangsung, Rabu (17/9) lalu bertempat di Aula SKB Karo. Ratusan siswa, guru dan orang tua murid tampak bahagia mendapat bantuan dana pendidikan.

Bantuan diserahkan langsung Deputi General Manager PT Inalum, Djoko Laksono kepada siswa. Turut menyaksikan Kadis Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Saroha Ginting sebagai fasilitator serta Manajer Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Arfan Iqbal Harahap bersama tima untuk melihat kondisi para pelajar yang bakal mendapat bantuan dana pendidikan.

Dari 325 pelajar yang mendapat bantuan, banyak yang juga korban erupsi Gunung Sinabung. Bahkan ada yang masih tinggal di pengungsian. Kadisdik Karo, Saroha Ginting menjelaskan bahwa anak yang masih tinggal di pengungsian tetap sekolah seperti biasa. Hanya saja ruang kelasnya digabungkan dengan sekolah terdekat dari pengungsian.

Maka itu ketika Inalum datang menawarkan bantuan beasiswa, pihak kabupaten senang karena apa yang diberikan memang sesuai dengan kebutuhan.
Bahkan menurut Kadisdik, Bupati Karo, Terkelin Brahmana yang saat berlangsung serah-terima beasiswa sedang ada tugas di Jakarta, sampai ingin menunda kegiatan agar bisa ikut hadir dan berterimakasih langsung kepada pihak Inalum.

“Saya mewakili bupati dan orang tua murid penerima bantuan mengucapkan banyak terikamakasih atas kepedulian PT Inalum. Kepada orang tua harap dampingi anaknya untuk memanfaatkan dana bantuan guna keperluan pendidikan,” kata Saroha.

Djoko Laksono dalam sambutannya membacakan pidato Direktur Utama, Ir Winardi mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kondisi gunung Sinabung yang belum stabil.

“Kami berharap agar bantuan ini walaupun jauh dari mencukupi, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan belajar adik-adik kami secara optimal, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar. Kami juga berharap dapat mengurangi beban ekonomi para orang tua. Mari kita berdoa bersama semoga musibah dan kesulitan ini segara berlalu,” kata Djoko.

Adapun penerima beasiswa adalah pelajar di Kabupatan Karo sebanyak 325 orang terdiri dari 200 murid SD, 100 siswa SMP dan 25 siswa SMA.

Para murid SD mendapat bantuan dana sebesar Rp500 ribu per orang. Siswa SMP mendapat Rp1 juta per orang. Dan siswa SMA mendapat Rp1,5 juta per siswa. Total, Inalum mengeluarkan Rp237.500.000 untuk bantuan tersebut.

Tak hanya pelajar di Karo yang menerima bantuan, para pelajar di daerah sekitar perusahaan juga telah mendapat bantuan dari PT Inalum. Penerimanya dari murid SD hingga mahasiswa S3 di universitas negeri. (Medan Bisnis)

Categories: Pendidikan

Ganesha Operation Kabanjahe Motivasi Siswa SMA

Ilustrasi (Pikiran Rakyat)

Ilustrasi (Pikiran Rakyat)

BERASTAGI: Ganesha Operation (GO) Unit Kabanjahe menggelar program meeting on maximizing motivation (M3) kepada siswa SMA di Kabanjahe, Minggu (14/9), di Aula SPBU Halilintar Sumbul, Kabanjahe.

Demikian dikatakan motivator GO Uniet Kabanjahe-Berastagi, Ronald Siagian SH yang juga Kepala Cabang GO Binjai, didampingi Kepala Unit Kabanjahe Benyamin Ginting ST kepada MedanBisnis, kemarin.

Dia mengatakan, kegiatan M3 ini dilaksanakan GO secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk Kabanjahe dan Sidikalang. Benyamin Ginting menambahkan GO terus secara rutin 2 kali seminggu memberikan bimbingan pada siswa/i anak didik dengan metode-metode yang mudah diterima akal.

“Sejak 2 tahun kehadiran GO di Kabanjahe, siswa/i GO, tetap yang tertinggi mendapatkan nilai di US, UN, dan SBMTN. Dan terbukti pula untuk tingkat nasional siswa/i GO sudah 5 tahun berturut-turut mendapakan prestasi terbaik,” katanya.

Dalam acara motivator yang berlangsung terlihat antusias itu, siswa/i mengikuti bahkan para orang tuapun ikut mendampingi anak-anak mereka. Ramlan Milala, salah seorang wali murid mengatakan, program GO ini cukup bagus diikuti anak sekolah.

“Karena, kami melihat motivasi yang diberikan mudah untuk dimengerti, bahkan soal-soal yang masuk di US, UN sudah terlebih dahulu mereka dapatkan. Jadi, tidak ada lagi kata-kata ragu bagi orang tua memasukkan anak-anaknya ke GO ini, sebagai tambahan mata pelajaran dari sekolah,” katanya. (Medan Bisnis)

Categories: Pendidikan

Banyak Pengutipan, Guru Datangi Dinas Pendidikan Karo

Ilustrasi (sorotgunungkidul.com)

Ilustrasi (sorotgunungkidul.com)

KABANJAHE: Guru yang tergabung dalam Forum Komunitas Guru Kabupaten Karo (FKSG) mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Jalan Veteran Kabanjahe untuk menyampaikan keluhan, Senin (15/9).

Pertemuan dengan guru diadakan di ruang rapat Dinas Pendidikan Karo dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Karo, Saroha Ginting didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan, Sugianta Ginting, Kabid Pendidikan Menengah, Drs Kuat Kaban, Kabid Pendidikan Dasar, Irwan Ganti Tarigan, Eduard Sinulingga.

Dihadapan Kepala Dinas Pendidikan Karo, para guru dipimpin Ketua FKSG, Drs. Imanta Surbakti menyampaikan, setiap kenaikan gaji, kalau pembayarannya dirappel pasti ada ucapan terima kasih atau potongan sukarela yang sudah ditetapkan minimal rupiahnya tergantung sekolahnya dan uang diberikan kepada Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.

Begitupun pencairan tunjangan kinerja tingkat Kabupaten Karo, tingkat provinsi maupun tunjangan dari Presiden SBY bagi guru yang belum lulus sertifikasi, pasti terjadi pemotongan atau dalam bentuk ucapan terimakasih yang sudah ditetapkan kepala sekolah melalui bendahara sekolah. Sedang untuk guru SD yang memotong Kepala UPT.

Apalagi guru yang mengajukan pinjaman ke bank untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak mereka, mengalami pemotongan oleh kepala sekolah maupun UPT yang di tetapkan sebesar 2-5 persen dari pinjaman.

Para guru juga mengkritisi mengenai mutasi guru, kenaikan pangkat, penggajian yang sering terlambat, pemotongan pinjaman bank, pemotongan sertifikasi, transparansi pengelolaan dana BOS, pengangkatan kepala sekolah, serta ketidakpedulian PGRI Karo terhadap pendidikan.

Menanggapi keluhan para guru itu, Kadis Pedidikan Karo Saroha Ginting menyatakan akan segera menyelesaikan keluhan mereka.

“Saya mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan Karo bekerjasama mengatasi keluhan ini, karena saya tidak akan sanggup bekerja sendiri. Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Karo ini. Ruangan saya tetap terbuka untuk setiap saat,” ujar Saroha Ginting. (Analisa)

Categories: Pendidikan