Archive

Archive for the ‘Sosial’ Category

Tak Pernah Menilang, Aiptu Sastra Meliala Dapat Tumpeng

Ilustrasi (www.tribunnews.com)

Ilustrasi (www.tribunnews.com)

KABANJAHE: Gelar syukuran HUT ke-59 Polisi Lalu Lintas (Polantas), Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Toni Irwansyah, memberikan Pin Pelopor keselamatan berlalu lintas kepada Kapolres  Tanah Karo, AKBP Albert T  Sianipar dan instansi serta lembaga swasta mitra kerja polisi, Senin (22/9) di aula pur-pur sage Mapolres Tanah Karo Kabanjahe.

Acara syukuran diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng itu juga diberikan piagam penghargaan kepada anggota polisi lalu lintas terbaik untuk Tanah Karo, yakni kepada Brigadir Jonas Ginting Munte dan Aiptu J Simanjuntak.

Hadir dalam acara itu, Wakapolres Tanah Karo Kompol A Sinurat, Kadis Perhubungan Pemkab Karo  Drs Lesta Karo-Karo MM, Kadis Kesehatan Dr Jansen Peranginangin, para Kabag, Kanit dan Kapolsek serta seluruh anggota Satlantas di jajaran Polres Tanah Karo.

Kapolres AKBP T Sianipar mengatakan acara ini bertepatan dengan hari jadinya Satuan Polisi Lalu Lintas ke-59. Untuk itu, diimbau kepada seluruh personil Satlantas Polres Tanah Karo supaya lebih  meningkatkan kinerjanya sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga terjalin kerja sama yang baik, baik di lapangan maupun anggota di kantor.

Sementara Kasat Lantas Polres Tanah, Karo AKP Toni Irwansyah SH mengatakan, tepat hari ini (22/9) umur kita dalam arti kata usia polisi lalu lintas (Polantas) sudah mencapai 59 tahun.

“Untuk itu, kita harus tingkatkan kinerja kita masing-masing. Karena sebagai anggota polisi, cara kerjanya siang dan malam untuk menjaga ketertiban umum,” ujarnya.

Yang menarik perhatian hadirin, di sela acara itu, Kapolres memberikan nasi tumpeng kepada dua personel Satlantas Polres Tanah Karo yang tidak pernah menilang kendaraan bermotor, karena keduanya petugas Baur Sim di Polres Tanah Karo. Kedua anggota Satlantas yang menerima nasi tumpeng itu yakni, Aiptu Sastra Sembiring Meliala  dan Aiptu waktu Sembiring sabagai Danton harian. (Andalas)

Advertisements
Categories: Sosial

Sidang Sinode GBKP Digelar di Sukamakmur, Jubelium 125 Tahun di Kabanjahe

Panitia Sidang Sinode XXXV-Jubileum 125 Tahun GBKP foto bersama dengan Plt Bupati Karo Terkelin Berahaman didampingi Sekda dan beberapa pimpinan SKPD di Ruangan Rapat Bupati Karo seusai audiensi, Senin. (SIB)

Panitia Sidang Sinode XXXV-Jubileum 125 Tahun GBKP foto bersama dengan Plt Bupati Karo Terkelin Berahaman didampingi Sekda dan beberapa pimpinan SKPD di Ruangan Rapat Bupati Karo seusai audiensi, Senin. (SIB)

KABANJAHE: GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) tahun depan akan menggelar dua acara penting yakni Sidang Sinode XXXV di Retreat Centre  Sukamakmur, Deliserdang dan Jubileum 125 Tahun GBKP  di Lapangan Bola Samura, Kabanjahe.

Hal tersebut  diungkapkan Ketua Umum Panitia Sinode dan Jubileum 125 Tahun GBKP  Ir Setia Darma Sebayang MM saat beraudiensi kepada  Plt Bupati Karo Terkelin Berahmana Senin lalu di kantor bupati di Kabanjahe. Disebutkan, pada  11-17 April 2015 akan digelar sidang Sinode, kemudian pada 18 April puncak perayaan Jubileum 125 tahun GBKP.

Disebutkan Setia Darma, pada sidang sinode, akan diadakan  antara lain evaluasi pelayanan gereja  selama 5 tahun terakhir,  menyusun  rencana kerja 5 tahun ke depan dan memilih pengurus Moderamen yang baru. Seusai sidang sinode, acara dilanjutkan dengan puncak perayaan Jubileum  125 Tahun GBKP  di Kabanjahe dirangkai dengan pelantikan pengurus Moderamen yang baru. Untuk  kesuksesan  kedua acara itu, Moderamen  GBKP dan panitia sangat mengharapkan dukungan Pemkab dan masyarakat Karo.

Menanggapi pernyataan tersebut , Plt Bupati Karo Terkelin Berahmana SH yang didampingi  Sekda Karo dan beberapa pimpinan SKPD  menyatakan menyambut baik kedua acara tersebut. Selama kegiatan tersebut bernilai baik apalagi berbentuk kerohanian yang bertujuan untuk meningkatkan iman jemaat pasti didukung  pemerintah.  “Pemkab Karo pasti mendukung dan membantu secara penuh bagi susksesnya Sidang Sinode XXXV dan Jubileum 125 Tahun GBKP,” katanya.

Pertemuan yang juga dihadiri Sekretaris Umum Panitia Sinode, Mulia Perangin-angin itu sebelumnya  diawali dengan doa bersama yang dipimpin  Pdt Erick J Barus.

Kepada wartawan, Setia  Darma mengatakan,  sidang sinode diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.500 orang yang terdiri dari pendeta, pertua, diaken dan peninjau. Sementara Perayaan Jubileum direncanakan akan dihadiri lebih kurang 15 ribu orang.

Sebelumnya akan digelar berbagai kegiatan seperti lomba lagu dan drama musikal. Terkait adanya rencana digelar aksi sosial, disebutkan masih digodok aksi apa yang akan dibuat agar mengena dan bermanfaat kepada masyarakat.

Setia Darma juga menyinggung rencana pendirian monumen Jubileum 125 Tahun GBKP yang tempatnya juga masih dibahas.

Untuk diketahui , sebelumnya juga telah dilakukan kegiatan  pembukaan pra Jubileum 125 Tahun GBKP di Desa Buluh Awar, Deli Serdang pada  20 Aril 2014 ditandai dengan pembukaan logo Jubileum 125  Tahun GBKP dan Sidang Sinode yang dilakukan Ketua  Moderamen  Pdt MP Barus didampingi   Sekretaris Umum Pdt Simon Tarigan , Wakil Sekum Pt Ir Ananta Purba  dan Bendahara Dk Kristiani Ginting. (SIB)

Categories: Sosial

Harganas di Karo, Kampanya 2 Anak Digencarkan

Ilustrasi Keluarga Berencana (berita8.com)

Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2012 diperingati jajaran masyarakat Tanah Karo, ditandai dengan acara seremoni secara sederhana di Aula Gedung Yayasan pendidikan Arta Mehaga Kabanjahe, baru-baru ini.

Acara dihadiri jajaran petugas dan penyuluh Keluarga berencana se Tanah Karo, elemen masyarakat dari BKM, BKB, BKR, BKL, BLK, UPPKS dan PIK-R GBKP, dan dimeriahkan dengan lomba Keluarga KB Lestari kategori 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun.

Kaban Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kab. Karo dr. Serimawaty Sembiring didampingi Sekretaris dr. Hartawaty Tarigan dalam sambutannya mewakili Bupati Karo mengatakan, Pemkab Karo melalui kantor Keluarga Berencana menyelenggarakan tugas dan pokok dalam menggelorakan program pemerintah mewujudkan Keluarga sejahtera yang sehat dan damai dalam iman taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tinggi, yang dapat diawali dengan mengikuti program Keluarga Berencana (KB) yakni dengan motto “2 anak cukup”.

Untuk itu, pihaknya telah membina komunitas masyarakat dengan pemberdayaan usaha kecil, pelayanan akseptor KB bagi kaum ibu dan saat ini menggalakkan penyertaan kaum bapak ikut kontrasepsi kondom dan vasektomi, yang tidak mengganggu gairah dan keharmonisan dalam hubungan suami-istri. Yang juga sebagai upaya memberikan kesehatan tubuh bagi keluarga antara suami-istri dan anak-anak, ujar Serimawaty.

Pada kesempatan ini, pihaknya juga mengadakan perlombaan keluarga peserta KB lestari yang masing-masing pemenangnya untuk kategori 10 tahun diraih Kelurga Bernard Pangaribuan/Diana E Tarigan. Peserta dari Kec.Kabanjahe. Kel.Sampe Raya/Ernawaty br Sitepu (Kec.Tiga panah) dan Kel.Jarosman Munthe/Diana br Sinulingga (Kec.Merek).

Kategori 15 tahun, diraih Kel.Julianus Sinurat/Meri Elsa Surbakti (Kec.Simpang empat) dan Kel.Ganepo Ginting/Erlina br Sembiring.(Kec.Merdeka). dan selanjutnya kategori 20 tahun, diraih Kel.Daksina Sembiring/Wetti br Sitepu(Kec.Berastagi) dan Kel.Abdi Putra Sinulingga/Seri Sama br Perangin-angin (Kec.Kutabuluh).(Orbit)

Categories: Sosial

Deklarasi, Gebu Karo Bakal Kucurkan 50 Beasiswa

12/10/2012 1 comment

Gebu Karo (Facebook)

Yayasan Gebu Karo akan mendeklarasikan diri sebagai organisasi yang fokus pada pengembangan masyarakat Karo terutama dalam bidang pendidikan dalam waktu dekat.

“Deklarasi ini akan diadakan November mendatang di Berastagi,” ujar Ketua Dewan Pengawas Yayasan Gebu Karo Usaha Bangun Barus, Rabu (10/10).

Salah satu momen penting yang akan direalisasikan pada saat deklarasi adalah pemberian beasiswa kepada 50 orang pelajar Sekolah Dasar. Beasiswa ini diberikan salah seorang simpatisan Gebu Karo yang tinggal di Jakarta.

“Diharapkan beasiswa itu dapat membantu pelajar yang pintar namun kurang mampu secara ekonomi,” tambah Ketua Umum Yayasan Gebu Karo, Patris Ginting.

Besar beasiswa yang diberikan adalah Rp360.000/tahun. Beasiswa itu akan diberikan kepada 50 orang pelajar Sekolah Dasar yang berasal dari desa-desa di Kabupaten Karo.

Tahun depan Gebu Karo merencanakan melanjutkan pemberian beasiswa dan akan ditingkatkan jumlahnya menjadi 100 orang. Penerima beasiswa direncanakan adalah pelajar dari di seluruh daerah Tanah Karo (Kabupaten Karo, Tigalingga, Deli Hulu, Langkat Hulu dan Simalungun Atas).

“Untuk mewujudkan rencana ini, sejak sekarang, kami akan mengadakan survei supaya pemberian beasiswa tepat sasaran. Kami mengharapkan masyarakat proaktif memberikan informasi,” ujar Patris.

Selain pemberian beasiswa, juga akan dilakukan pendataan sarana fisik sekolah agar dapat diusulkan ke Kementerian Pendidikan sehingga bisa diperbaiki. Saat ini, tambahnya, beberapa warga Karo di Jakarta sedang mengupayakan pelatihan dan pembentukan kelompok perempuan berupa kelompok kerja kerajinan.

Kelompok ini akan memproduksi kerajinan dalam skala home industry berupa tenun, anyaman tikar, suvenir dan budi daya jamur. Pendanaan kegiatan home industry ini akan diupayakan dari Kementerian Perempuan dan Anak. (Sora Sirulo)

Categories: Sosial

Pengurus Satgas IPK Karo Dilantik

Pelantikan Satgas IPK Karo (Andalas)

DPP Organisasi Kekeluargaan Pemuda Satuan Tugas Inti Maha Sakti Karya Ikatan Pemuda Karya (OKP Satgas Inti-IPK), yang merupakan pasukan inti IPK, melantik pengurus Dewan Pimpininan Daerah (DPD) Kab Karo untuk periode 2012-2017, di Hotel Green Garden Berastagi, kemarin.

Pengurus yang dilantik Ketua DPP Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Maruli Aner Siagian, sebagai Ketua DPD Karo adalah Gembira Ginting, Sekretaris B Sagala Sinulingga dan Bendahara Firdaus Sitepu SH.

Ketua DPP dalam arahannya, mengharapkan pengurus Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Karo, yang baru saja dilantik agar selalu bekerja sama dengan pengurus DPD IPK Kab Karo dalam menjalankan roda organisasi yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

Sementara itu,  Gembira Ginting menyatakan kepercayaan DPP dalam pembentukan Satgas Inti tersebut, merupakan sebuah kehormatan dan merupakan tanggung jawab yang besar untuk membawa Satgas Inti lima tahun ke depan.

Dia berharap agar seluruh jajaran IPK Karo, saling bahu-membahu untuk membesarkan IPK di nusantara khususnya di Tanah Karo, sehingga bisa menempatkan IPK di tengah masyarakat dengan paradigma baru. Menunjukkan bahwa IPK bukan premanisme tapi kumpulan orang muda berkarya, yang memiliki SDM untuk mengedepankan kepentingan masyarakat.

Disebutkan, pada era reformasi ini semakin banyak persoalan terjadi di Republik ini, mulai dari pertikaian elite politik, korupsi, tawuran, dan hukum terkesan diperjualbelikan. IPK dituntut berada di garda terdepan untuk ikut menyelesaikan persoalan tersebut, sehingga kita dapat menjadi panutan masyarakat dan menjadikan IPK bukan lagi organisasi yang ditakuti melainkan OKP yang berkarya nyata.

Ginting menambahkan, dengan berdirinya Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi DPD IPK Sumatera Utara, yang nantinya akan menjadi tempat untuk membela kepentingan masyarakat pada versi kebenaran.

Struktur penasihat dalam Satgas Inti Maha Karya IPK adalah Muspida Kabupaten Karo, Ir Luhut Matondang, Dolat Tarigan SE, Drs Abed Nego Sembiring, Bebas Ginting, Iman Barus, Abel Ginting dan Rahman Ginting. (Andalas)

Categories: Sosial

Danrem Kawal Samudra Kunjungi Tanah Karo

Penanaman pohon oleh Danrem (Andalas)

Kunjungan kerja Danrem 023/Kawal Samudra, Kol Inf Andika Pratama didampingi Ketua Persit Korcab Rem, Diah Hety Perkasa dan Kasrem Letkol Inf Martohap Simorangkir berserta rombongan, Selasa (2/10) disambut hangat Dandim 0205/Tanah Karo beserta Ketua Cabang Persit Kodim 0205/Tanah Karo beserta jajarannya, di Makodim jalan Letjen Djamin Ginting, Berastagi.

Acara seremonial ini diisi kegiatan seperti pemberian arahan kepada jajaran Kodim 0205/Tanah Karo, pemberian bingkisan, foto bersama, menanam bibit jambu, peresmian mushola dengan menggunting pita oleh Ketua Persit Korcab Rem, Diah Hety Perkasa.

Kol Inf Andika menyebutkan, sebagai anggota TNI wajib mengikuti kedisiplinan dan prosedur dalam menjalankan tugas mengutamakan kordinasi dalam berkomunikasi. Agar kecanggihan teknologi di era sekarang dapat dimanfaatkan fasilitasanya sebagi penunjang tugas.

“Seorang anggota TNI lebih terhormat mati di medan tempur, ketimbang mati dalam kecelakaan mengejar disiplin dalam apel pagi setiap hari. Keamanan dan kenyamanan bertugas serta hidup rukun mengutamakan keluarga merupakan hal terpuji,” ujarnya.

Meskipun tugas nomor dua dibanding keluarga, tetapi rasa bela bangsa dan negara tetap terpupuk dengan subur agar kedisiplinan diri tetap menonjol. Untuk itu, gunakan handpone sebagai alat komunikasi, memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif. Sedikit terlambat dalam apel pagi, gunakan pula teknologi ini secara standby selama batas waktu dibutuhkan.

Disebutkan, tatanan perekonomian Provinsi Sumatera Utara secara keseluruhan, kategori rakyat miskin telah mencapai 11,3 persen. Dibanding Kabupaten Pakpak Bharat kategori rakyat miskinnya mencapai 14 persen. Sedangkan, Kabupaten Karo yang dikategorikan rakyat miskin hanya mencapai 5 persen saja. Kesimpulannya, penyebab ekonomi perkapita masyarakat Karo lebih tinggi dibanding kabupaten lain di Sumut, perlu dicermati agar dapat lebih ditingkatkan.

“Dari dulu, pendapatan per kapita masyarakat daerah ini diketahui lebih tinggi dari daerah lain, bukti perekonomian masyarakat Karo tangguh dari sektor pertanian dan pariwisata,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Persit Korcab Rem, Diah Hety Perkasa mengakui bentuk cinta kasih yang diberikan kepada suami yang merupakan seorang TNI harus benar-benar tulus. Sebab cinta yang dalam bentuk segalanya bukan saja sebagai penyemangat dalam tugas suami, tapi sumber kebahagian dalam keluarga.

“Janji Tuhan, doa seorang istri yang setia akan dikabulkan Tuhan, untuk itu, setialah kepada suami, berikan cinta kasih sejati kepada keluarga serta anak-anak yang kelak bakal jadi pemimpin bangsa Indonesia,” katanya.(Andalas)

Categories: Sosial

Tanggal Pelantikan Rakoetta Diusulkan Jadi HUT Kabupaten Karo

Salah satu pengisi acara seminar tentang Rakoetta (Sora Sirulo)

13 Meret 1946, merupakan sejarah yang penting bagi Pemerintahan Kabupaten Karo. Dimana saat itu, seorang pria kelahiran Desa Limang, Rakoetta Sembiring Berahmana, diangkat oleh Komite Nasional Indonesia Tanah Karo, menjadi Bupati Pertama pasca perang kemerdekaan.

Untuk mengenang pria kelahiran 4 Agustus 1914 itu, sekaligus mengabadikan sebagai hari bersejarah dalam pelantikannya sebagai Bupati Karo, keluarga mengusulkan penabalan nama jalan. Bukan itu saja Pemkab Karo juga berencana menjadikan pelantikan Rakoetta sebagai hari lahirnya Pemerintahan Kabupaten Karo.

Pembahasan penabalan nama dan penentuan hari Kabupaten Karo dibahas dalam seminar sehari yang berthemakan “Peran Rakoetta S Berahmana Pembentukan Kabupaten Karo dan Penetapan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Karo,” yang digelar, Kamis (27/9) di gedung PPWG Zentrum Jalan Nabung Surbakti Kabanjahe.

Nensi Meinintha Berahmana, cucu Rakoetta S Berahmana dari anak lelaki tertua keturunan Bupati Karo pertama itu, di sela-sela seminar menjelaskan, seminar merupakan partisipasi seluruh tokoh-tokoh masyarakat Karo yang berkeinginan meluruskan sejarah.

Pembentukan Pemkab Karo, katanya, sebagai hasil perjuangan para pejuang-pejuang Karo. Oleh karenannya lanjut Nensi, keluarga dan panitia mengharapkan kerja sama, dukungan serta bantuan segenap pihak dalam percepatan perwujudan, realisasi nama jalan serta penetapan hari lahirnya Pemkab Karo, sekaligus menjadikan nama aula kantor Bupati Karo menjadi Aula Rakoetta S Berahmana.

Sementara itu ketua panitia seminar, Sastra Sinulingga menjelaskan, secara De Facto, penabalan naman jalan Rakoetta S Berahmana, telah dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2012 lalu. Namun secara yuridis, ada beberapa persyaratan lain yang harus dilengkapi panitia.

“Jalan Kotacane Kabanjahe hingga Lau pakam (perbatasan NAD ) merupakan jalan Negara. Jadi ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi diantaranya seminar ini,” ujar Sastra.

Dalam seminar kemarin sejumlah narasumber menguraikan makalahnya masing-masing, mantan guru besar USU, Prof. Hiras ML Tobing Phd yang saat ini juga sebagai ketua Litbang CM Jakarta, dengan materi “Dinamika dan Muara Pergerakan Kebangsaan Nasionalisme dan Patriotisme Menuju kemerdekaan’’.

Adapun Drs Wara Sinuhaji, M.Hum menyampaikan makalah “Sejarah Perkembangan Kabupaten Karo,” Juara R Ginting melalui telekonfrence dengan materi “Peran Rakoetta S Berahmana dalam pembentukan Kabupaten Karo”, dan Rahmat Purba SE, MS dengan makalah Perjuangan Rakoetta S Berahmana menentukan Pemerintahan Kabupaten Karo Berdiri Sendiri.

Walikota Tanjungbalai, Thamrin Munthe MHum, dalam kata sambutannya menyatakan terharu atas kegiatan yang diselenggarakan. “Rakoetta, adalah bupati ke-2 Asahan yang saat itu meliputi Kotamadya Tanjungbalai. Selama ini kami telah mencari keturunannya tetapi tidak jumpa. Ketika ada undangan seminar ini, kami sangat antusias menyambutnya,” ujar Thamrin sambil menguraikan sejarah singkat, Rakoetta memimpin Kabupaten Asahan.(Sumut Pos)

Categories: Sosial