Archive

Archive for the ‘tokoh’ Category

Dr Eva Marlina Ginting MSi Raih Gelar Doktor Kimia dengan Nilai “Sangat Memuaskan” di USU

23/09/2014 1 comment
Promovendus Dr Eva Marlina Ginting didampingi suami Prof Ternala Barus mendapat ucapan selamat dari Rektor USU Prof Syahril Pasaribu didampingi Prof Nurdin Bukit dan dosen penguji di USU, Senin (22/9). (SIB)

Promovendus Dr Eva Marlina Ginting didampingi suami Prof Ternala Barus mendapat ucapan selamat dari Rektor USU Prof Syahril Pasaribu didampingi Prof Nurdin Bukit dan dosen penguji di USU, Senin (22/9). (SIB)

MEDAN: Promovendus Dr Eva Marlina Ginting MSi (47) dosen Unimed pangkat Lektor Kepala (IV-A) berhasil meraih gelar doktor (S3) ilmu kimia dengan nilai “sangat memuaskan” di USU, Senin (22/9) setelah mempertahankan disertasinya di hadapan penguji promosi doktor yang diketuai Rektor USU Prof Syahril Pasaribu  berjudul “Pengolahan dan karakterisasi abu boiler kelapa sawit dan abu sekam padi menjadi nano partikel sebagai bahan pengisi termoplastik HDPE”.

Sebagai promotor Prof Basuki Wirjosentono MS PhD (Guru besar Kimia Bidang Kimia Polimer FMIPA USU), Co-Promotor Prof Dr Nurdin Bukit MSi (Guru besar Fisika Bidang Fisika Teknologi Polimer FMIPA Unimed), Prof Dr Harry Agusnar MSc MPhil (Guru besar Kimia FMIPA USU dan penguji Prof Dr Thamrin MSc, Dr Hamonangan Nainggolan dan Prof Dr Yunanzar Manjang.

Dikatakan Eva, nano teknologi atau nano sains adalah ilmu pengetahuan dan teknologi pada skala nanometer, atau sepermiliar meter. Perkembangan zaman yang sangat pesat menghasilkan teknologi yang semakin tinggi. Dengan ditemukannya teknologi nano tanpa disadari kita sudah berada di depan revolusi iptek yang akan membawa dampak yang sangat berpengaruh dalam aspek kehidupan manusia.

Mengingat dahsyatnya dampak yang dihasilkan teknologi nano, maka diperlukan rekayasa material dapat dilakukan dalam ukuran skala nano, dari beberapa  penelitian menyebutkan bahwa pembuatan komposit dengan bahan pengisi berukuran nano dapat meningkatkan sifat sifat fisik maupun kimia  dari material tersebut.

Eva telah melakukan  rekayasa material dari bahan-bahan alam yang selama ini merupakan limbah dari industri pabrik kelapa sawit dan abu sekam padi yang merupakan produk samping yang melimpah dari hasil penggilingan padi dan selama ini hanya digunakan sebagai bahan bakar untuk pembakaran batu merah, pembakaran untuk memasak atau dibuang begitu saja. Penanganan sekam padi yang kurang tepat akan menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan.

Sekam padi saat ini telah dikembangkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan abu yang dikenal di dunia sebagai RHA (Rice Husk Ask). RHA merupakan salah satu bahan baku untuk menghasilkan silika dalam ukuran nano meter. Demikian juga halnya abu boiler cangkang kelapa sawit adalah abu yang telah mengalami proses penggilingan pada proses pembakaran cangkang dan serat buah pada suhu 500–700 oC pada dapur tungku boiler. Abu bakar kelapa sawit merupakan limbah agro akibat pembakaran residu minyak sawit pada industri pabrik kelapa sawit yang umumnya dibuang di lapangan terbuka, sehingga menciptakan masalah lingkungan dan kesehatan.

Ternyata dengan mengolah kedua bahan tersebut dalam ukuran nano dapat dijadikan sebagai bahan pengisi dan penguat pada nano komposit termoplastik. Seusai dibacakan hasil ujian, menyampaikan sambutan Prof Nurdin Bukit, Prof Basuki, Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dan Dr Eva Marlina Ginting. (SIB)

Advertisements
Categories: tokoh

Burhanuddin Sitepu Janji Terus Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Anggota DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu didampingi istrinya menyantuni anak yatim piatu di sela acara syukuran di kediamannya, Selasa (16/9). (Andalas)

Anggota DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu didampingi istrinya menyantuni anak yatim piatu di sela acara syukuran di kediamannya, Selasa (16/9). (Andalas)

MEDAN: Anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019 dari Partai Demokrat Burhanuddin Sitepu SH menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban tugas sebagai wakil rakyat.

“Saya dan keluarga mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan warga Kota Medan, khususnya warga di daerah pemilihan (dapil) II, sehingga saya kembali terpilih dan dilantik sebagai Anggota DPRD Medan periode 2014-2019,” ujar Burhanuddin di sela-sela acara syukuran dengan menjamu 60 orang anak yatim piatu, di kediamannya, Selasa (16/9).

Burhanuddin mengatakan, memelihara anak yatim dan menyantuni mereka merupakan amanah dan kewajiban sebagai umat Muslim. “Demikian pula sebagai wakil rakyat, juga harus tetap memegang teguh kepercayaan rakyat dan terus memperjuangkan aspirasi mereka untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang lebih baik dari hari ini,” ujarnya.

Diakui Burhanuddin, masih banyak kepentingan warga Kota Medan yang belum terwujud hingga sekarang. “Masalah kesehatan, infrastruktur jalan dan lampu penerangan serta keamanan Kota Medan yang masih banyak perlu dibenahi,” katanya.

Burhanuddin berjanji akan terus memperjuangkan kepentingan rakyat selama lima tahun ke depan menjadi wakil rakyat dan berusaha semaksimal mungkin menyuarakan aspirasi masyarakat melalui DPRD Kota Medan.

Kepada para anak yatim piatu, Burhanuddin memberikan nasihat agar para anak yatim piatu tidak merasa sendirian. “Tetaplah kalian mendoakan ibu bapak yang telah mendahului kalian dan tetaplah berpegang pada ajaran Nabi Muhammad SAW yang mana Nabi juga seorang anak yatim piatu yang diasuh oleh kakeknya dan pamannya,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin juga berpesan kepada para anak yatim agar terus menuntut ilmu dan menjadi orang yang amanah serta bisa dipercaya. “Jangan lupa tetaplah belajar, karena Nabi Muhammad SAW juga menyuruh umatnya untuk menuntut ilmu hingga ke negeri China,” tambahnya.

Selain itu, Burhanuddin juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya yang dengan sukarela tanpa kenal lelah mengawal suara sejak dari pemungutan, penghitungan hingga penetapan. Termasuk juga kepada media. Tanpa media, dirinya mengaku tidak ada apa-apanya. (Andalas)

Categories: tokoh

Kharina Indah Bangun, antara Kerja dan Berlatih Kempo

08/10/2012 1 comment

Kharina Indah Bangun (Orbit)

Tidak gampang membagi waktu antara pekerjaan di kantor dan menjadi pelatih bela diri. Namun hal itu tak menyurutkan semangat Kharina Indah Bangun (24), atau yang akrab disapa Indah warga di Jalan Teratai Kompleks Pemda Medan.

Kharina sehari-hari berkerja sebagai Staf PT BRI Syariah KCL Medan sejak 2011 dan sebagai Area Support di Jalan S Parman Medan. Wanita muda yang merupakan atlet bela diri Shorinji Kempo ini mengatakan, selain menjadi pelatih Dojo Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) Sumut, dia juga menjabat sebagai wakil ketua Dojo BPKP Sumut.

“Saya sudah latihan beladiri Shorinji Kempo sejak kelas 4 SD tahun 1999 sampai sekarang. Ini terinspirasi dari orangtua yang juga aktif di dunia beladiri Shorinji Kempo,” katanya, Jumat (5/10).

Dia mengatakan, pada dasarnya takut untuk terjun ke dunia beladiri Shorinji Kempo. Tapi karena sudah terbiasa, kini jadi rutinitasnya. “Awalnya capek ya untuk latihan Shorinji Kempo. Tapi setelah dijalanin ternyata belajar bela diri Shorinjo Kempo membuat badan lebih sehat,” katanya

Menurutnya, bela diri Kempo sangat berguna untuk melindungi diri. “Apalagi, zaman sekarang, kata Indah, beladiri itu perlu untuk melindungi diri,” kata Gadis Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Disinggung bagaimana cara dia membagi waktu, Indah pemegang sabuk hitam ini mengaku sudah terbiasa untuk dispilin setiap harinya. “Pergunakan waktu semaksimal mungkin, dan berusaha untuk lebih displin agar hidup punya aturan sehingga lebih bermakna,” ujarnya.

Indah sudah banyak meraih prestasi gemilang tingkat Nasional, seperti Tim Pra PON 2003, Tim Pra PON 2011, dan sudah meraih gelar sabuk hitam tingkatan Dan I di Shorinji Kempo, dan mendapat penghargaan sebagai Wakil Ketua Dojo BPKP Medan.(Orbit)

Categories: tokoh

7 Kartini dari Karo Simalem

Eka Sari Lorena Surbakti (padangexpress.com)

Mumpung besok Hari Kartini, tidak ada salahnya kita mengenang bagaimana perjuangannya mengejar kesetaraan dengan pria. Di Tanah Karo ada banyak wanita perkasa di berbagai bidang yang pantas disebut sebagai Kartini masa kini. Berikut ini 7 Kartini dari Karo versi Karo_news: Read more…

Categories: tokoh