Archive

Archive for November, 2013

Sebersit Keceriaan di Posko Pengungsian…

Keceriaan para pengungsi (portalkbr.com)

Keceriaan para pengungsi (portalkbr.com)

Ada suasana yang berbeda di lokasi pengungsian yang berada di Los Pasar Desa Tiganderket. Tempat pengungsian yang ditempati 920-an jiwa warga Desa Mardingding itu bak ruang pesta. Sebagian besar warga yang berada di sana mengenakan baju adat Karo, layaknya pesta di jambur (ruang pertemuan).

Dan, ternyata, memang ada pesta perkawinan di kamp pengungsian itu. “Ya, pesta perkawinan digelar mulai hari ini (kemarin, red), dan hanya 1 hari saja,” ujar seorang petugas posko pengungsian.

Pantauan wartawan, suasana pesta sama sekali tidak berbeda dengan pesta biasa. Rata-rata warga bermuka ceria. Kalaupun ada beda hanya pada mulut beberapa dari mereka yang tetap menggunakan masker. “Para pengungsi sementara kita pindahkan ke sebelah los dan sebagian lagi tetap tinggal di areal lokasi pesta,” tambah sang petugas yang tidak memberitahukan namanya itu. Begitupun, soal siapa yang menikah, sang petugas tak memberikan keterangan.

Sejatinya, Desa Mardingding berjarak sekitar 5,5 kilometer dari posko pengungsian tersebut. Seluruh kawasan di desa tersebut tertutup debu vulkanik. Warga yang mengungsi juga sudah mulai mengemas barang-barang berharga serta ternak milik mereka.

“Semua warga desa sudah mengungsi, hanya beberapa saja yang tinggal untuk menjaga desa. Barang berharga beserta ternak juga sudah kami bawa ke posko pengungsian, selain itu lahan pertanian kami juga terancam gagal panen,” kata Ucok Sembiring, seorang warga Desa Mardingding.

Sementara itu, sebaran debu vulkanik ke berbagai desa dan kecamatan di antaranya Kecamatan Kutabuluh, Tigabinanga, Tiganderket, dan Kecamatan Payung dipastikan telah merusak tanaman cabe, tomat, dan sayur-mayur lainnya.

“Debu mengakibatkan tertutupnya pori-pori dedaunan tersebut sehingga tanaman itu tidak dapat lagi berfotosintesa atau proses memasak makan. Akibatnya terjadi pengkriputan daun pada tanaman cabe dan terbakar daun (meseng) pada tanaman Tomat,” ujar Fajar Sembiring warga Kutabuluh. Untuk mengatasi terjadinya meseng daun pada tomat, warga menyiasatinya dengan langsung menyemprot dengan air.

Sementara Ras Sembiring (55) warga Kecamatan Tigabinanga mengatakan sebaran debu vulkanik telah memutihkan semua tanaman jagung milik warga. “Beruntung karena jagung yang menjadi komoditi andalan dari kecamatan ini sudah mendekati musim panen sehingga tidak berpengaruh terhadap sebaran debu vulkanik. Yang kami khawatirkan saat ini bila sampai nanti musim tanam kembali dan tanaman jagung baru berumur sekitar satu hingga empat minggu,” ujar Sembiring. (sumutpos.co)

Advertisements
Categories: Sinabung

Akhirnya Pemkab Karo Menetapkan Tanggap Darurat Sinabung

Erupsi Sinabung Selasa (5/11/2013). (Dok. Karo News)

Erupsi Sinabung Selasa (5/11/2013). (Dok. Karo News)

Pemerintah Kabupaten Karo akhirnya mengeluarkan keputusan Bupati Karo No. 361/288/Bakesbang/2013 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Erupsi Bencana Gunung Sinabung untuk Desa Sukameriah Kecamatan payung, Desa Bekerah, dan Desa Simacem, kecamatan Namanteran serta Desa Mardinding, dan Kecamatan Tigan Nderket.

Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM RI No.2606/45/BGL.P2013 Tgl 03 November 2013 perihal peningkatan status Gunung Sinabung dari status waspada (level II) menjadi siaga (level III).

Untuk penanganan bencana Sinabung, berdasarkan keputusan Bupati Karo No. 361/289/bakesbang2013 tentang pembentukan tim tanggap darurat erupsi bencana Gunung Sinabung Kabupaten Karo tahun 2013 terhitung sejak 03 November 2013 yang diketuai Dandim 0205 Tanah Karo selaku komandan tanggap darurat dan operasi.

Hingga Senin (4/11/2013), keberadaan masyarakat ke empat desa di atas ditampung di 4 lokasi. Dimana data dari lokasi pengungsian, 891 jiwa warga Desa Mardinding berada di Tigan Nderket, 402 jiwa warga Desa Sukameriah berada di Payung, 190 jiwa warga Desa Bekerah berada di Naman, 160 jiwa warga Desa Simacem berada di Naman. Dimana Camat masing masing bertugas sebagai pimpinan posko/menangani pengungsi di tempat penampungan.

Hal tersebut disampaikan Kadis Infokom Kabupaten Karo melalui Kabag Humas Pemkab Karo, Drs. Jhonson Tarigan, Senin (4/11/2013) di Posko Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana tepatnya di Kantor Camat Kabanjahe.(simantab.com)

Categories: Sinabung

Sinabung Erupsi, Camat Tiganderket Sibuk Tunggu Perintah

Kawasan Rawan Bencana Sinabung

Kawasan Rawan Bencana Sinabung

Keadaan darurat biasanya menimbulkan kepanikan. Tapi hal itu tidak dialami Camat Tiganderket, Kabupaten Karo. Ketika warganya diminta untuk mengungsi karena status Sinabung naik menjadi siaga, sang camat, SB Baron Kaban, malah tetap tenang. Bahkan, dia tampak tak mengarahkan warganya untuk mengungsi.

Setelah diusut, ternyata sang camat tidak berani bertindak sebelum ada perintah dari pimpiannya. Tak pelak, hal ini sempat menimbulkan ketegangan antara dia dengan Kapolsek dan Danramil setempat yang ngotot agar warga segera mengungsi. “Ya, sempat ada ketegangan karena camat masih menunggu perintah, namun dengan argumentasi Kapolsek dan Danramil, proses pengungsian berlangsung baik dengan menggunakan kendaraan yang bukan milik Pemkab Karo,” ujar Kepala Desa Mardinding, Johan Sitepu. Kemarin, Polri dan TNI memang tampak lebih sigap dibanding perangkat pemerintah daerah Karo.

Warga Mardinding sejak erupsi dini hari kemarin memang terus dicekam kehawatiran karena suara gemuruh yang lamanya hampir 20 menit. Sebagaimana terpantau, masyarakat Desa Mardinding mengungsi ke Los Pekan Tiganderket. Di pengungsian mereka diterima langsung Kepala Desa Tiganderket, Kesukanta Ginting. Bahu membahu sekitar delapan ratusan warga ini ditempatkan di Los Pekan.

Secara keseluruhan, dari data yang disebut Kapolres Karo AKBP Albert Sianipar kepada wartawan, untuk sementara warga Desa Sukameriah mengungsi ke GBKP dan Masjid Payung, sementara warga Desa Mardinding mengungsi ke Desa Tiganderket. Sementara itu, Camat Namanteran, Terang Ukur br S ketika dihubungi via selular mengatakan warga dari Desa Simacem dan Bekerah untuk sementara diungsikan ke Los Desa Namanteran.

Sesuai data dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Sebanyak 1.293 jiwa warga sekitar Sinabung telah melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman pascaletusan Gunungapi Sinabung pada Minggu dini hari kemarin. “Pengungsi akan bertambah lagi karena saat ini warga di Desa Bekerah, Desa Simacem, dan Desa Sukameriah sedang bersiap-siap mengungsi ke Namanteran. Jumlah warga yang akan mengungsi masih dalam pendataan oleh petugas,” ujarnya.

Kondisi gunungapi Sinabung masih mengeluarkan asap hitam dari puncak kawah. Gunung Sinabung tertutup oleh awan bercampur dengan asap kehitaman dan gerimis. Aktivitas gunung masih menunjukkan peningkatan.

Lebih lanjut ia mengatakan, BNPB telah menyampaikan saran kepada Bupati Karo seperti untuk mengadakan rapat koordinasi dengan semua unsur terkait, menetapkan status keadaan daruratnya, dan lain-lain.

Debu vulkanik Sinabung mengarah ke barat daya hingga kecamatan Namanteran, Payung, Tiganderket, Kutanbuluh, dan Tigabinanga menjadi areal yang dipenuhi debu. Kabar terakhir, hanya wilayah yang masuk radius 3 km saja yang mengungsi, sedangkan warga lain memutuskan stand by sambil menunggu perkembangan. Sejauh ini, warga masih mengalami kekurangan masker dan logistik.(sumutpos.co)

Categories: Sinabung

Polres Karo Tangkap Jurtul Togel

Ilustrasi kriminal (wartgames.com)

Ilustrasi kriminal (wartgames.com)

Timsus Reskrim Polres Karo menangkap seorang tersangka juru tulis (jurtul) judi toto gelap (Togel) dari warung kopi di Desa Sugihan, Kecamatan Daulat Rakyat, Tanah Karo, Rabu (30/10/2013) sekira pukul 14.20 Wib.

Tersangka yang ditangkap itu, TS (48), warga Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, dan barang bukti yang disita buku tulis berisi rekap togel, buku tafsir mimpi, pulpen, dan uang Rp154 ribu. Kasat Reskrim, AKP Wira Prayetna Sik SH mengatakan, penangkapan terhadap tersangka, saat petugas melakukan patroli rutin ke desa-desa yang jauh dari wilayah perkotaan.

Hal itu dilakukan guna menjaring atau masuknya barang terlarang yang dibahwa orang-orang. Salah satu hasil patroli, petugas menangkap seorang jurtul togel.

Untuk pengembangan kasus perjudian di Desa Sugihan, pihaknya masih melakukan sidik, kemungkinan besar hasil sidik bisa mengungkap lokasi perjudian yang lain, dipastikan lokasi-lokasi perjudian ini ada jaringannya, terangnya.(analisadaily.com)

Categories: hukum

Warga Diminta Waspadai Ancaman Lahar Dingin Sinabung

Visual CCTV Gunung Sinabung Senin (4/11/2013)

Visual CCTV Gunung Sinabung Senin (4/11/2013)

Warga desa sekitar Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir lahar dingin.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi PVMBG Hendrasto mengingatkan datangnya hujan akhir-akhir ini. Karena itu jika hujan lebat masyarakat diminta tidak mendekati lembah-lembah sungai yang berhulu di puncak Gunung Sinabung.

“Kan sekarang sering hujan juga di sana. Dengan adanya abu yang beberapa kali letusan itu bisa berpotensi terjadinya lahar. Karena sering hujan, itu lembah-lembah sungai walaupun di luar tiga kilometer tetap saja harus waspada. Apalagi kalau hujan jangan masuk ke sungai,“ jelas Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendrasto saat dihubungi KBR68H.

Kemarin sore, Gunung Sinabung kembali meletus dan memuntahkan abu vulkanik hingga tujuh ribu meter. Akibatnya warga empat desa sekitar gunung diungsikan. Jumlah pengungsi tercatat lebih dari 1200 orang.(portalkbr.com)

Categories: Sinabung